By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Bahaya Benang Layangan Ancam Pengguna Jalan, Siswa SMK di Tarakan Nyaris Kehilangan Lima Jari
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraTarakan

Bahaya Benang Layangan Ancam Pengguna Jalan, Siswa SMK di Tarakan Nyaris Kehilangan Lima Jari

Redaksi
Last updated: 25 Mei 2026 20:27
Redaksi
Published: 24 Mei 2026
Share
SHARE

TARAKAN – Bahaya benang layangan kembali memakan korban di Kota Tarakan. Seorang pelajar bernisial NL (17), siswa salah satu Sekolah Negeri yang ada di kota Tarakan, mengalami luka serius setelah diduga terkena benang layangan saat melintas di jalan raya bersama ibunya, Rabu malam (20/5/2026).

Peristiwa nahas itu terjadi di kawasan Jalan Nasibengkok, tepatnya di sekitar samping Indomaret dekat masjid kecil di wilayah Tarakan Tengah. Saat itu, korban sedang mengendarai sepeda motor dan melintas di lokasi kejadian ketika tiba-tiba benang layangan mengenai bagian wajahnya.

Akibat insiden tersebut, Nauval kehilangan kendali atas sepeda motornya hingga oleng dan menabrak tembok di sekitar lokasi. Benturan keras membuat korban mengalami luka serius pada beberapa bagian tubuh.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ibu korban menuturkan, luka paling parah dialami anaknya pada tangan kiri, di mana lima jari dilaporkan nyaris putus akibat sobekan cukup dalam. Selain itu, korban juga mengalami luka di bagian wajah, tepat di bawah hidung, yang harus mendapatkan penanganan medis intensif dengan total sekitar 20 jahitan.

“Benang layangan itu tiba-tiba mengenai wajah anak saya saat melintas. Setelah itu dia langsung oleng dan menabrak tembok. Tangannya sobek parah, pembuluh darah di jempol sampai keluar darah deras,” ungkap ibu korban.

Warga sekitar yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan pertama dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat di Karsa. Namun karena keterbatasan alat medis, korban kemudian dirujuk ke rumah sakit umum untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Keluarga korban berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan meminta pemerintah serta pihak terkait segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan aktivitas bermain layangan yang membahayakan pengguna jalan.

“Cukup anak saya yang jadi korban terakhir. Jangan sampai ada korban berikutnya. Sebelumnya juga sudah banyak warga, termasuk ibu-ibu, yang terkena benang layangan,” ujarnya.

Korban diketahui merupakan warga Kelurahan Tarakan Tengah. Keluarga mengaku beruntung karena biaya pengobatan korban dapat terbantu melalui program BPJS Kesehatan.

Masyarakat pun berharap aparat terkait bersama pemerintah daerah segera melakukan pengawasan dan penertiban terhadap penggunaan benang layangan berbahaya sebelum kembali menimbulkan korban jiwa maupun luka serius di Kota Tarakan.(****)

Aksi Balap Liar Resahkan Warga, Polisi Diharapkan Tindak Tegas
Jelang Tutup Tahun, Gubernur Zainal Gelar Rapat Interen
Gubernur Terima Kunjungan Wadubes Australia, Perkuat Kerja Sama Layanan Publik 
Sekprov Kaltara Jadi Pembina Apel di SMAN 1 Tanjung Selor, Tekankan Anak Daerah Harus Percaya Diri Hadapi Tantangan Global
DIRESMIKAN.! MPP Malinau Hadir, Wujud Komitmen Pemkab Tingkatkan Layanan Publik yang Prima
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?