By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Banyak Siswa Kesulitan Mendapatkan Kursi di Sekolah Negeri, Penambahan Rombel Diupayakan
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraPendidikanTarakan

Banyak Siswa Kesulitan Mendapatkan Kursi di Sekolah Negeri, Penambahan Rombel Diupayakan

Redaksi
Last updated: 19 Juli 2022 00:14
Redaksi
Published: 19 Juli 2022
Share
SHARE

TARAKAN – Kerap terjadinya persoalan pada pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) setiap tahunnya menimbulkan pertanyaan apakah pemerintah serius dalam melakukan penangganan PPBD. Hal tersebut terjadi lantaran masih kurangnya jumlah sekolah negeri yang ada.

Saat dikonfirmasi, Kepala Disdikbud Kaltara Teguh Henri Sutanto mengakui, berbagai tantangan harus dihadapi Disdikbud dan orang tua calon peserta didik SMA pada PPDB jalur zonasi tahun ini. Disdikbud menguraikan dugaan penyebab semakin menciutnya jarak zonasi, yakni maraknya perpindahan alamat Kartu Keluarga (KK) jelang pelaksanaan PPDB.

“Kami mengambil langkah solutif agar kesempatan belajar masyarakat Tarakan ke bangku SMA tidak terhambat, maka Disdikbud Kaltara menambah beberapa layanan pendidikan,”ujarnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sehingga pihaknya mengupayakan akan menambah rombel menyesuaikan kondisi diantaranya SMAN 4 Tarakan sebanyak 4 rombel. Rencana SMAN 1 Tarakan kita akan tambahkan 6 rombel.

“Nanti akan bertahap, tahun depan 2 rombel dulu hingga 3 tahun ke depan. Persiapan penambahan rombel, kami memastikan akan ada penambahan ruang kelas, msalnya, di SMAN 1 Tarakan direncanakan penambahan 6 kelas, karena masih terdapat sedikit lahan,”bebernya.

Selain penambahan rombel, Disdikbud mendapat saran agar membuat sekolah filial menurutnya, hal ini dapat mengatasi kurangnya daya tampung siswa karena berada di zonasi yang hanya memiliki 1 sekolah.

“Sekolah filial ini ibaratnya sekolah cabang lah dari induknya. Bangunannya kecil yang dibangun di salah satu tempat, nanti guru dan pendaftarannya tetap di induk sekolah, misalnya SMA Negeri 1 Tarakan,”imbuhnya.

Surplus Neraca Perdagangan Kaltara Alami Peningkatan
Is Japan the Most Overrated Travel Destination in the World?
Gubernur Kaltara Zainal Paliwang Lantik 84 ASN, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
Selamatkan Laut, PSDKP Ajak Masyarakat Lakukan Dari Hal Terkecil
DKUMP Imbau Masyarakat Tidak Suplai Minyak Goreng ke Daerah Lain
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?