By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Berduka Atas Gugurnya 2 Marinir, Bendera Setengah Tiang Dikibarkan
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Berduka Atas Gugurnya 2 Marinir, Bendera Setengah Tiang Dikibarkan

Redaksi
Last updated: 28 Maret 2022 21:30
Redaksi
Published: 28 Maret 2022
Share
SHARE

TARAKAN – Gugurnya dua prajurit TNI AL di Kabupaten Nduga meninggalkan luka mendalam bagi keluarga TNI khususnya keluarga besar Marinir TNI Angkatan Laut (AL). Sehingga atas kejadian tersebu, Lantamal XIII Tarakan, melaksanakan upacara dan menaikan bendera setengah tiang.

Saat dikonfirmasi, Wakil Komandan Lantamal XIII Tarakan, Kolonel Marinir David Chandra Viasco, S.E.,M.M, menerangkan, saat penembakan terjadi satgas Marinir yang tergabung dalam Satgad Muara Perairan III melaksanakan operasi tempur mulai dari muara. Menurutnya, ketika sampai di muara dan perairan, potensi musuh itu sudah tidak ada.

“Sebenarnya sedikit sekali kekuatan musuh di sana, kemudian kami mendapatkan perintah. Sampai keadaan aman, sebetulnya kami melaksanakan operasi teritorial sehingga operasi berubah menjadi pendekatan kepada masyarakat seperti perpustakaan berjalan dan karya bakti,” ungkapnya, (28/3/2022).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Padahal, berbagai operasi yang dilaksanakan TNI, menurutnya sudah dapat mengambil hati masyarakat. Bahkan, hubungan TNI dan masyarakat membuahkan hasil. Sehingga menurutnya, hal tersebut menimbulkan rasa iri dari separatis bersenjata hingga menyerang saat pihaknya sedang melakukan operasi teritorial.

“Kita mampu dari mulai muara perairan sampai pegunungan. Tapi saat terjadi serangan ini kami sedang melakukan operasi yang bersifat teritorial sesuai perintah panglima TNI dan Panglima Korps di sana,”jelasnya.

Pengibaran bendera setengah tiang tersebut berdasarjan petintah Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) kepada seluruh jajaran TNI AL se-Indonesia untuk melakukan kenaikan bendera yang dilanjutkan dengan pengibaran bendera setengah tiang sebagai simbol kedukaan kepada pahlawan.

“Setelah ini kami melakukan shalat gaib, kemudian non islam akan melakukan doa bersama di dalam gedung,” tuntasnya.

Axioo Tech Day 2024, Pererat Kerjasama Dengan Pemerintah
Menang Gugatan, Harapkan Pemkot Tarakan Dapat Menerima Putusan
GEMA Tarakan Bersatu: Publik Berhak Tahu Aliran Dana CSR Pertamina
Komisi I DPRD Tarakan Godok Tiga Raperda Inisiatif, Prioritaskan Kuota 80 Persen Tenaga Kerja Lokal
Wali Kota Tarakan Dorong ASN Pelajari Bahasa Isyarat untuk Perkuat Pelayanan Inklusif
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?