By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: BMKG Gelar Rilis, Curah Hujan Tertinggi Terjadi Pada Bulan Januari 2021
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

BMKG Gelar Rilis, Curah Hujan Tertinggi Terjadi Pada Bulan Januari 2021

Redaksi
Last updated: 1 Januari 2022 01:08
Redaksi
Published: 1 Januari 2022
Share
SHARE

TARAKAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Tarakan menggelar rilis akhir tahun atau press converence akhir tahun 2021. Jumat (31/12/2021). Adapun yang disampaikan dalam release tersebut diantaranya pencatatan terhadap unsur cuaca, curah hujan tinggi, kelembapan udara, arah angin terbesar, serta pencatatan bencana besar karena cuaca tahun 2021.

Dalam hal ini, Kepala BMKG Kota Tarakan, Muhammad Sulam Khilmi melalui Forecaster BMKG Tarakan, Novira Ismi Handayani, menjelaskan bahwa curah hujan tinggi terjadi pada bulan Januari yakni 101 milimeter.

“Curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Januari 101mm lalu tertinggi kedua diikuti pada pulan Agustus yakni 95.8mm,” terangnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Lanjutnya,”Untuk kelembapan udara selama 2021 memiliki rata-rata 86.72 persen. Kelembaban udara maksimum sebesar 97.75 persen dan kelembaban udara minimun 63.58 persen,” tambahnya.

Dijelaskan Novira, untuk udara maksimum sebesar 31.5 derajat celcius dan minimum 24.51 derajat celcius. Hal ini diamati pada ketinggian 1.20 hingga 1.25 meter dari permukaan tanah menggunakan termometer.

“Untuk suhu udara harian di Kota Tarakan yakni sebesar 27.51 derajat celcius. Adapun arah angin terbesar berasal dari wilayah Barat laut – Utara dengan kecepatan knot maksimum 8 dan minimum 5,” jabarnya.

Sementara itu, terdapat pula pencatatan bencana besar karena cuaca tahun 2021. Diantaranya, tanah longsor, banjir karena hujan dan banjir rob.

“Tanah longsor tanggal 6 Agustus lalu yang membuat satu orang meninggal dunia, banjir besar tanggal 23 September dan banjir rob di wilayah pesisir tepat tanggal 6 Desember lalu,” tutup dia. (*)

Korwil MBM Komitmen Laksanakan Program Makan Bergizi Muhammadiyah di Kalimantan Utara
Nicky Saputra Novianto Siap Mundur dari Ketua PWI Kaltara, Ini Alasannya
Ikuti Peluncuran MCP, Gubernur Segera Tindaklanjuti Arahan Mendagri
20 Hari Mangkir Dinas, 2 ASN Pemkot Dijatuhi Sanksi
LSPR Institute Sebagai Perguruan Tinggi Swasta Terbaik Versi THE Impact Rankings dan WURI Rankings
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?