By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Cegah Kerusakan Ekosistem, KKP Tanam 2 Ribu Bibit Mangrove di Tarakan
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
RagamTarakan

Cegah Kerusakan Ekosistem, KKP Tanam 2 Ribu Bibit Mangrove di Tarakan

Redaksi
Last updated: 28 Oktober 2021 17:52
Redaksi
Published: 28 Oktober 2021
Share
SHARE

TARAKAN – Guna mencegah terkikisnya tanah akibat air laut, Jajaran Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) di Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan penanaman bibit Mangrove secara pada habitat asli yang berlokasi kawasan Sport Center Kelurahan Kampung Empat, Kecamatan Tarakan Timur.

Dalam penanan tersebut, sebanyak 2 ribu bibit pohon Mangrove ditanam di Kaltara.
Saat dikonfirmasi, Kepala Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Tarakan Akhmadon menerangkan,
meski menjadi tugas Kementerian Lingkungan Hidup, namun KKP merasa turut berkepentingan mengawasi kawasan mangrove dalam rangka menjaga habitat perikanan dan kelautan.

“Kementerian Kelautan dan Perikanan berkepentingan untuk ikut sama-sama mengawasi agar Mangrove ini terjaga. Dengan harapan keseimbangan lingkungan, keseimbangan ekologi yang pada akhirnya tadi disampaikan oleh pak wali, lingkungan bagus, ekonomi seimbang, pada akhirnya sumber-sumber yang ada di dalam termasuk sumber daya perikanan terjaga,” ujarnya, (28/10/2021).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dijelaskanya, kawasan mangrove menjadi habitat terbaik kepiting sehingga turut mendukung produksi kepiting Kaltara yang tinggi. Oleh karena itu, agar keberlangsungan kepiting berlanjut, perlu dijaga rumahnya dalam hal ini habitatnya.

“Dalam kegiatan penanaman pohon Mangrove, kami juga dibantu pecinta lingkungan,”terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Tarakan Umar mengakui berkurangnya produksi kepiting di Kaltara dalam beberapa bulan terakhir.

“Saya melihat berapa bulan terakhir ada sedikit paling tidak penurunan,” ujar Umar kepada awak media.

Penyebabnya, belum diketahui Umar. Akan hanya berharap penurunan tersebut lebih disebabkan faktor musim, bukan karena kebijakan Menteri KKP yang berdampak pada menurunnya produksi kepiting.

“Kita masih melihat apa masalahnya sehingga mulai terjadi seperti itu,” tuturnya.

Seriusi Persoalan Stunting, pemkot Tarakan Bentuk Tim Pencegahan
Tradisi Satuan Sambut Dandim 0907/Tarakan yang Baru Letkol Inf Danan Wisnubrata
Dalam Rangka Tingkatkan Literasi Digital, Program S3 DIFA UAD Gandeng Disdikbud Kaltara Gelar Workshop
Prioritaskan Pengusaha Lokal, Genjot Perkembangan Perekonomian
Tidak Ada Habis, Lagi Peredaran Kosmetik Ilegal Terungkap
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?