By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Diduga Ada Penyimpangan Dana PLTS, Ketua RT di Balikukup Tuai Sorotan Warga
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Zona Borneo

Diduga Ada Penyimpangan Dana PLTS, Ketua RT di Balikukup Tuai Sorotan Warga

Redaksi
Last updated: 17 Oktober 2025 15:23
Redaksi
Published: 17 Oktober 2025
Share
SHARE

Borneonewsjournalist.co.id, Berau – Kisruh terkait dugaan ketidaktransparanan dana Proyek Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kampung Balikukup, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, memasuki babak baru. Warga menuding adanya penyimpangan dalam pengelolaan dana proyek, sementara tanggapan Ketua RT setempat justru memperkeruh suasana.

Ketua RT 02 Balikukup yang menjadi sorotan warga disebut menolak permintaan rapat transparansi anggaran dan menanggapi tuduhan publik dengan sikap yang dinilai arogan serta intimidatif. Respons tersebut justru memicu kecurigaan baru di tengah masyarakat.

“Warga hanya ingin kejelasan penggunaan dana PLTS, tapi setiap kali kami meminta penjelasan, justru muncul upaya mengalihkan isu,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ketika dikonfirmasi langsung oleh tim media, Ketua RT 02 memberikan pernyataan bernada keras dan emosional. Ia menolak tuduhan pengalihan isu serta menantang kredibilitas laporan media.

“Masyarakat mana yang saya ajak? Jangan mengada-ada. Kalau perlu datang saja ke sini, saya tunggu. Saya tidak punya urusan dengan anda,” ujar Ketua RT 02 saat dihubungi.

Tanggapan yang dinilai tidak etis dan konfrontatif ini memantik reaksi beragam, termasuk dari kalangan akademisi dan pemerhati media.

Seorang pengamat jurnalistik menilai, tindakan Ketua RT tersebut dapat dianggap sebagai bentuk upaya menekan media dan menghindari transparansi publik.

“Pejabat lokal seharusnya menempuh jalur klarifikasi resmi, bukan menyerang balik media. Respons yang emosional justru menimbulkan persepsi adanya hal yang ingin ditutupi,” tegas pengamat tersebut.

Sebelumnya, Kepala Kampung Balikukup juga disebut beberapa kali menunda rapat transparansi dengan alasan yang berubah-ubah, mulai dari menunggu Camat Batu Putih hingga waktu yang belum ditentukan.

Kini, masyarakat Balikukup mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) dan Kejaksaan untuk segera turun tangan menyelidiki dugaan penyimpangan dana proyek PLTS tersebut.

“Kami curiga ada penyalahgunaan dana. Kalau memang tidak ada masalah, kenapa justru marah dan menantang? Kami berharap APH segera turun tangan agar persoalan ini terang benderang,” ujar salah satu warga.

Situasi ini menempatkan pemerintah kecamatan dan aparat penegak hukum setempat dalam sorotan publik. Transparansi dan integritas pejabat lokal kini menjadi pertaruhan dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan di tingkat kampung.(****)

Reporter  : Hendra Sitorus
Editor       : Hendrik Hakun

Pangdam VI/Mulawarman Pimpin Sertijab Danyon Armed 18 Buritkang, Tekankan Kesiapsiagaan Alutsista
Polsek Segah Tindaklanjuti Video Viral Dugaan Bullying Antarpelajar, Siswa Terlibat Saling Memaafkan
Cekcok Rumah Tangga Berujung Tiga Nyawa Melayang di Segah
Diduga Ada Aktivitas Penambangan Pasir Ilegal di Desa Singkuang Berau
Bupati Berau Resmikan TMMD ke-126: TNI dan Warga Bergotong Royong Bangun Desa Labanan Makmur
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?