MALINAU – Grup tari Felefet berhasil meraih juara pertama dalam Festival Tari Kreasi Nusantara yang digelar pada hari kelima perayaan Irau ke-12 Kabupaten Malinau Tahun 2026, Sabtu (24/10/2026) malam.


Dalam kompetisi tersebut, Sunsuy Ararak menempati posisi juara kedua, sedangkan Bangen Tawai meraih juara ketiga. Sebanyak 12 peserta ambil bagian dengan menampilkan beragam kreasi tari yang memadukan gerakan tradisional, irama musik, dan kreativitas tanpa meninggalkan unsur budaya asli.
Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, mengapresiasi seluruh peserta yang telah menampilkan pertunjukan dengan semangat, energi, dan kekompakan tim.
Menurut Wempi, salah satu hal menarik dalam festival tersebut adalah kemampuan peserta memadukan gerakan tari tradisional dengan kreasi musik yang lebih dinamis. Inovasi tersebut menghadirkan nuansa baru dalam pertunjukan seni tanpa menghilangkan identitas budaya yang diwariskan leluhur.
“Anak-anak muda kita tetap tidak meninggalkan keaslian budaya yang kita miliki. Ada beberapa yang musiknya semakin cepat. Tetapi itulah bagian dari kreasi, kreasi musik yang luar biasa, yang bisa dimainkan dengan cepat,” ungkap Wempi.
Ia berharap Festival Tari Kreasi Nusantara dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas sekaligus melestarikan seni dan budaya daerah.
Wempi juga menyampaikan selamat kepada para pemenang dan memberikan semangat kepada peserta yang belum berhasil meraih juara agar kembali berpartisipasi pada penyelenggaraan tahun berikutnya.
Melalui kegiatan ini, perayaan Irau ke-12 diharapkan terus mendorong pelestarian budaya, memperkuat identitas masyarakat, serta membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan seni tradisional melalui kreasi yang inovatif.(****)




