By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Felefet Juara Festival Tari Kreasi Nusantara di Irau ke-12 Malinau
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
MalinauPemerintahan

Felefet Juara Festival Tari Kreasi Nusantara di Irau ke-12 Malinau

Redaksi
Last updated: 25 Oktober 2026 16:08
Redaksi
Published: 25 Oktober 2026
Share
SHARE

MALINAU – Grup tari Felefet berhasil meraih juara pertama dalam Festival Tari Kreasi Nusantara yang digelar pada hari kelima perayaan Irau ke-12 Kabupaten Malinau Tahun 2026, Sabtu (24/10/2026) malam.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dalam kompetisi tersebut, Sunsuy Ararak menempati posisi juara kedua, sedangkan Bangen Tawai meraih juara ketiga. Sebanyak 12 peserta ambil bagian dengan menampilkan beragam kreasi tari yang memadukan gerakan tradisional, irama musik, dan kreativitas tanpa meninggalkan unsur budaya asli.

Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, mengapresiasi seluruh peserta yang telah menampilkan pertunjukan dengan semangat, energi, dan kekompakan tim.

Menurut Wempi, salah satu hal menarik dalam festival tersebut adalah kemampuan peserta memadukan gerakan tari tradisional dengan kreasi musik yang lebih dinamis. Inovasi tersebut menghadirkan nuansa baru dalam pertunjukan seni tanpa menghilangkan identitas budaya yang diwariskan leluhur.

“Anak-anak muda kita tetap tidak meninggalkan keaslian budaya yang kita miliki. Ada beberapa yang musiknya semakin cepat. Tetapi itulah bagian dari kreasi, kreasi musik yang luar biasa, yang bisa dimainkan dengan cepat,” ungkap Wempi.

Ia berharap Festival Tari Kreasi Nusantara dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas sekaligus melestarikan seni dan budaya daerah.

Wempi juga menyampaikan selamat kepada para pemenang dan memberikan semangat kepada peserta yang belum berhasil meraih juara agar kembali berpartisipasi pada penyelenggaraan tahun berikutnya.

Melalui kegiatan ini, perayaan Irau ke-12 diharapkan terus mendorong pelestarian budaya, memperkuat identitas masyarakat, serta membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan seni tradisional melalui kreasi yang inovatif.(****)

Gubernur Paparkan Beberapa Isu Penting di Forum ASEAN BAC
Gubernur Zainal Paliwang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BI Kaltara
Pemprov Tingkatkan Antisipasi Terhadap Bencana dan Konflik Sosial
Pacu Pemekaran DOB Tanjung Selor
Warga Antusias Saksikan Balap Perahu dan Ketinting ‘Festival Sungai Kayan
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?