By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading:  FGD Strategi Pertahanan dan Keamanan IKN
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
PemerintahanZona Borneo

 FGD Strategi Pertahanan dan Keamanan IKN

Redaksi
Last updated: 5 April 2024 13:35
Redaksi
Published: 5 April 2024
Share
SHARE

 

JAKARTA, borneonewsjournalist.co.id – Dalam rangka memperkuat dan memajukan sistem pertahanan dan keamanan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Otorita IKN menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Konsep Strategi Pertahanan dan Keamanan IKN Berbasis Smart Defence and Security 5.0” di Hotel Le Meridien, Jakarta, Rabu (03/04/2024).
Kepala Otorita IKN Bambang Susantono dalam sambutannya saat membuka FGD menyampaikan, dalam melihat topik pertahanan dan keamanan IKN perlu melihatnya sebagai bagian dari strategi besar Indonesia untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.
“Nanti pada diskusi, horizon kita, planningkita melompat sedikit ke 2045, bukan 5 sampai 10 tahun ke depan, tapi 2045 paling tidak,” ujar Kepala Otorita IKN.
Bambang mengungkapkan, saat ini sedang terjadi megatrend pergeseran lanskap teknologi yang demikian cepat. Teknologi robotik, big data, artificial intelligence, internet of things, dan sebagainya telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, dan membuka peluang terciptanya hidup yang lebih baik.
“Namun hal-hal tersebut juga menciptakan tantangan baru yang belum pernah dihadapi generasi sebelumnya,” ungkapnya.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2023 tentang Kewenangan Khusus Otorita IKN, kewenangan Otorita IKN mencakup semua urusan pemerintahan, kecuali urusan pemerintahan absolut yang salah satunya adalah pertahanan dan keamanan.
“Jadi Ibu/Bapak sekalian soal Hankam ini di luar kewenangan kami, kami banyak menerima, mendengar, mendapat masukan dari Bapak/Ibu sekalian,” ujar Bambang. Nantinya, berbagai masukan dalam FGD akan dihimpun dan diselaraskan dengan strategi untuk pertahanan dan keamanan IKN.
Lebih lanjut Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat sekaligus Ketua Kelompok Strategi Pertahanan dan Keamanan Otorita IKN, Mayjen TNI Achmad Adipati Karnawidjaja menjelaskan, bahwa IKN memiliki konsep strategi pertahanan berbasis siber.
“Siber IKN yang diinginkan adalah membangun suatu siber yang mempunyai kedaulatan, kemandirian, dan ketangguhan,” ujar Mayjen Adipati.
Sehingga untuk mendukung terwujudnya hal tersebut, menurut Mayjen Adipati, hal pertama yang harus disiapkan adalah menyiapkan sumber daya manusia. Untuk menyiapkan sumber daya manusia tersebut akan dibangun laboratorium siber dan satuan tugas siber.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini yaitu Rektor Universitas Pertahanan, Letjen TNI Jonni Mahroza; Ketua Tim Strategi Kerjasama Nasional dan Penilaian GCI BSSN, Agria Ramadhan; Direktur Bidang Pertahanan dan Keamanan Kementerian PPN/Bappenas, Erik Armundito;
Kemudian, Sekretaris Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Birgjen TNI Octa Heru Ramzi; Direktur Program Pascasarjana Sekolah Tinggi Kepolisian, Brigjen Pol Indarto; Marsekal Madya Samsul Rizal; Rektor Universitas Achmad Yani, Hikmahanto Juwana; Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas, Mayjen TNI Rido Hermawan, Dosen Universitas Binus Curie Maharani. Selain itu, diskusi ini turut dihadiri oleh Tentara Nasional Indonesia, lembaga think-tank, dan perguruan tinggi (sumber www.ikn.go.id)

Jelang Idulfitri, Masyarakat Harus Tetap Waspada
Wakil Ketua komite ll DPD RI, Hasan Basri serahkan bantuan
TP Posyandu Malinau Dorong Penguatan 6 SPM untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat
Pemprov Kaltara Tingkatkan Kompetensi SDM Keamanan Siber untuk Lindungi Data Pemerintahan
Jadikan Perpustakaan Tempat Favorit Warga
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?