Film One Second Jadi Sorotan dalam Movie Day 2026 ACFFEST Nobar Film Edukasi Anti Korupsi

Redaksi

TARAKAN, KALTARA – Pemutaran film edukasi anti korupsi dalam kegiatan Movie Day 2026 yang digelar ACFFEST KPK bersama Komunitas Tarakan Tempo Doeloe di Kota Tarakan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kedai 40 Kilometer, Kelurahan Juata Permai, Rabu (6/5/2026) malam itu menayangkan tiga film pendek bertema anti korupsi, yakni Pencuri Yang Mulia, Persenan, dan One Second.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Pembina Komunitas Tarakan Tempo Doeloe, Mohammad Ilham Agang menilai film-film yang ditayangkan memiliki pesan moral yang kuat terkait integritas, kejujuran, dan bahaya korupsi.

“Walaupun filmnya pendek, tetapi maknanya sangat kuat. Film ini mengajarkan pentingnya integritas dan bagaimana seseorang mengambil keputusan, apakah melakukan korupsi atau tidak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, film Persenan menggambarkan praktik pelayanan publik yang masih disertai kepentingan pribadi atau pamrih, sementara film One Second memberikan pesan agar masyarakat tidak salah mengambil keputusan.

“Harapannya kegiatan seperti ini lebih banyak lagi sehingga edukasi anti korupsi bisa menjangkau seluruh masyarakat, khususnya di Kota Tarakan dan Kalimantan Utara,” katanya.

Konten kreator asal Tarakan, Imran yang turut hadir dalam kegiatan itu juga mengaku terkesan dengan konsep edukasi anti korupsi melalui film.

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan KPK melalui film pendek terasa ringan namun mampu menyampaikan pesan moral yang kuat kepada masyarakat.

“Film-filmnya ringan tapi sangat ngena. Pesan moral dan edukasi anti korupsinya benar-benar terasa, terutama film One Second yang menurut saya paling menarik karena dikemas seperti film horor namun tetap sarat pesan,” ungkapnya.

Kegiatan Movie Day 2026 menjadi bagian dari upaya preventif KPK dalam membangun budaya anti korupsi di tengah masyarakat melalui media kreatif dan edukatif.(****)

Share This Article