HMI Cabang Nunukan Gelar Upgrading dan Raker: Bangkitkan Kembali Semangat Mahasiswa di Perbatasan

Redaksi

NUNUKAN – Dalam upaya menjawab tantangan menurunnya semangat berorganisasi di kalangan mahasiswa perbatasan, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Nunukan menggelar kegiatan Upgrading dan Rapat Kerja Cabang (Raker) bertema “Sustainability HMI Nunukan: Kolaborasi Visioner dan Kreatif.”

Kegiatan yang berlangsung pada 2 November 2025 ini menjadi ruang reflektif sekaligus forum strategis dalam memperkuat peran HMI di tengah dinamika sosial mahasiswa masa kini.

Ketua Umum HMI Cabang Nunukan, Andi Baso, dalam sambutannya menyoroti perubahan pola pikir mahasiswa yang dinilainya mulai bergeser dari semangat idealisme menuju kenyamanan individualistik.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Dulu semangat ber-HMI lahir dari keterbatasan, bukan dari fasilitas. Kini, di tengah kelimpahan informasi, justru banyak yang kehilangan rasa ingin tahu. Ini tanda zaman yang harus kita lawan dengan kesadaran baru,” ujarnya penuh refleksi.

 

Menurut Andi, kondisi tersebut menjadi alasan kuat bagi HMI Cabang Nunukan untuk mempertegas komitmen kaderisasi sebagai jantung organisasi. Melalui kegiatan upgrading dan raker ini, HMI ingin memastikan proses pembinaan kader tetap hidup meski arus pragmatisme kian kuat di kalangan mahasiswa.

Rapat kerja tersebut juga menjadi wadah bagi pengurus dan kader dalam merumuskan ide serta solusi atas berbagai persoalan aktual mahasiswa — mulai dari lemahnya minat berorganisasi, menurunnya budaya intelektual, hingga krisis kepedulian sosial di lingkungan kampus dan masyarakat.

“Kita tidak boleh menyerah pada keadaan. Raker ini adalah bentuk perlawanan terhadap degradasi nilai. Kita hadir bukan hanya untuk melanjutkan program, tapi untuk menyalakan kembali semangat kolektif ber-HMI,” tegas Andi Baso.

 

Dalam forum tersebut, HMI Cabang Nunukan juga merumuskan sejumlah langkah strategis, di antaranya memperkuat kaderisasi berjenjang, menghidupkan tradisi diskusi dan forum intelektual, serta membangun kolaborasi lintas kampus dan masyarakat untuk membangkitkan kembali semangat perjuangan mahasiswa di wilayah perbatasan.

“Nunukan hari ini tidak lagi sekuat dulu dalam gairah berorganisasi. Tapi di sinilah HMI harus menjadi suluh di tengah padamnya semangat kolektif mahasiswa,” tambah Andi.

 

Dengan mengusung semangat “Sustainability HMI Nunukan: Kolaborasi Visioner dan Kreatif,” organisasi mahasiswa Islam tertua di Indonesia ini bertekad melahirkan kader-kader baru yang berintegritas, berpikiran terbuka, dan memiliki tanggung jawab ideologis untuk menghidupkan kembali tradisi perjuangan dan intelektualitas mahasiswa di tanah perbatasan.(****)

Share This Article