By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: HMI Nunukan Angkat Suara Soal Sikap Salah Satu Anggota DPRD Tentang DOB Perbatasan..!!!
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Nunukan

HMI Nunukan Angkat Suara Soal Sikap Salah Satu Anggota DPRD Tentang DOB Perbatasan..!!!

Redaksi
Last updated: 9 Juli 2025 10:49
Redaksi
Published: 9 Juli 2025
Share
SHARE

BorneoNewsJournalist.co.id, Nunukan – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Nunukan menyatakan penolakannya terhadap pernyataan salah satu anggota DPRD Nunukan yang menyebut rencana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) di wilayah perbatasan sebatik Kalimantan Utara belum layak dan masih jauh dari harapan. HMI menilai pernyataan tersebut mengabaikan aspirasi dan kebutuhan riil masyarakat di daerah tertinggal.

‎
‎Ketua Umum HMI Cabang Nunukan, Andi Baso, menyayangkan sikap pesimistis DPRD terhadap rencana pemekaran wilayah. Menurutnya, DOB justru menjadi jawaban atas ketimpangan pembangunan, lemahnya pelayanan publik, serta minimnya akses terhadap pendidikan dan kesehatan di daerah-daerah terpencil.
‎
‎”Kami menolak pandangan yang menyatakan bahwa daerah belum layak dimekarkan. Justru karena ketertinggalan itulah DOB harus didorong. Ini soal keadilan akses dan percepatan pembangunan,” ujar Andi
‎
‎HMI menilai, berbagai kajian akademik dan aspirasi masyarakat sudah cukup kuat untuk menjadi dasar pembentukan DOB. Menurut mereka, yang perlu dilakukan adalah mempercepat persiapan teknis dan regulasi, bukan justru menghambat dengan keraguan politik.
‎
‎”Kalau semua harus ‘sempurna’ dulu baru dimekarkan, maka daerah tertinggal tidak akan pernah berkembang. Ini saatnya wakil rakyat berdiri bersama rakyat, bukan malah jadi penghambat,” tegas Andi.
‎
‎HMI juga meminta pemerintah pusat agar tidak terpengaruh oleh penilaian yang tidak berpijak pada realitas sosial di lapangan, dan tetap melanjutkan proses verifikasi serta pembahasan lanjutan terkait pemekaran wilayah.
‎

HMI Nunukan Desak Evaluasi Total Program MBG Pasca Kasus Keracunan Massal di Sebatik
IKA SMKS Kesehatan Putra Borneo Nunukan Resmi Terbentuk, Menrikus Boli Nahkoda Pertama
Jalani Tes PCR Bersama Keluarga, Zainal A Paliwang “mohon doa restu masyarakat Kaltara”
Ketua Umum HMI Cabang Nunukan: “Pulang dari Sekolah Pimpinan PB HMI, Saatnya Mengubah Cara Kita Bergerak di Perbatasan”
HUT ke 13, Ibnu Saud Ungkap Capaian Prestasi Gerindra
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?