By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Ilegal, SB Ryan Ternyata Belum Milki Izin Trayek
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Ilegal, SB Ryan Ternyata Belum Milki Izin Trayek

Redaksi
Last updated: 8 Juni 2021 19:10
Redaksi
Published: 8 Juni 2021
Share
SHARE

TARAKAN – Kecelakaan Speed Boat (SB) yang kembali terjadi menjadi duka masyarakat Kaltara. Diketahui, Kecelakaan yang menimpah Speed Boat (SB) Ryan hingga saat ini korban jiwa sebanyak 6 orang dan satu dinyatakan hilang.

Namun Ryan tujuan Tarakan-Sembakung tidak memiliki ijin trayek atau tidak mengantongi syarat pemberian ijin kepada orang pribadi atau Badan untuk menyelenggarakan angkutan penumpang umum pada suatu atau beberapa trayek tertentu.

Hal ini dibenarkan langsung oleh Hasbullah selaku Kepala Operasional PT Surya Sebatik Indonesia yang menaunggi SB Ryan saat dikonfirmasi. Ia mengakui jika SB Ryan belum mengantongi surat Perizinan hal itu dikarenakan pelaku usaha kadang acuh, hingga beberapa petingatan diindahkan pemilik Speed Boat.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“nah inikan untuk perizinan tidak ada yang mau mengkatrol harus diadakan pengukuran ulang, kapal yang kecil tadi berubah menjadi besar, tempat duduknya juga harus menghadap ke depan semua, pelaku usaha mengeluh kalau begini yang tadinya bisa muat 20 orang jadi hanya 10 orang sedangkan bahan bakar ke Sembakung ini kan juga tidak sedikit, semakin besar kapal juga semakin besar costnya”dalihnya.

Saat disinggung terkait dugaan lebihnya kapasitas penumpang, ia tidak dapat mengelak. Ia menjelaskan, kelebihan tersebut pada anak-anak yang tidak mungkin dipisahkan dari orangtuanya.

“”Sebenarnya kondisi ini (kelebihan) bisa dikondisikan. Dengan dipangku kalau anak-anak. Sudah lama saya kasi tahu harus patuh, cuma memang mereka anggap remeh,” Pungkasnya.

Lagi, Ratusan Kosmetik Ilegal Diamankan Satreskrim Polres Tarakan
Wairjenad Ingatkan Bahaya Narkoba dan Pentingnya Kesehatan
Hadiri FGD Pasar Pangan Berbasis Komunitas, PJ Walikota Tarakan Sampaikan Ini
Unit Resmob Satuan Reskrim Polres Tarakan berhasil membekuk DPO Kasus Pencurian
Cegah Protes Masyarakat, Personil Polisi Diturunkan Jaga SPBU
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?