By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Ini Tanggapan Gat Khaleb Presdium Dob Krayan, Menyikapi Desakan Pencabutan Moratorium DOB
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Nunukan

Ini Tanggapan Gat Khaleb Presdium Dob Krayan, Menyikapi Desakan Pencabutan Moratorium DOB

Redaksi
Last updated: 17 Maret 2025 07:46
Redaksi
Published: 17 Maret 2025
Share
SHARE

Nunukan – Menanggapi Desakan oleh masyarakat krayan kabupaten nunukan, yang melakukan aksi turun kejalan, menyuarakan terkait mencabut moratorium pembentukan daerah otonomi baru (DOB) oleh pemerintah pusat, Gat Khaleb menyampaikan bahwa desakan untuk mencabut moratorium DOB adalah wajar dan harus dipertimbangkan oleh pemerintah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurut Gat Khaleb moratorium DOB telah berlangsung terlalu lama dan telah menghambat perkembangan daerah-daerah yang telah memenuhi syarat untuk menjadi DOB, namun demikian Gat Khaleb yang merupakan salah satu Presdium Dob Krayan juga menghimbau masyarakat agar lebih fokus terhadap pembangunan dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Krayan.

Melalui pernyataan sikap Gat Khaleb Presdium Dob Krayan, menyikapi terkait Dinamika Desakan Pencabutan Moratorium Daerah Otonomi Baru Se Indonesi, Gat Khaleb Menympaikan empat poin yakni :.

Pertama: Tujuan Pembentukan Daerah Otonomi Baru Krayan, Adalah Untuk Mempererat Pemerataan Pembangunan, Untuk Mendekatkan Pelayanan Pemerintah Kepada Masyarakat.

Kedua: Kami Mendukung Penuh Segala Bentuk Kebijakan Pemerintah Pusat, Dalam Hal Ini Pemerintah Presiden Prabowo – Gibran, Yang Membawa Peningkatan Kesejahetaraan Masyarakat Di Seluruh Indonesia, Dan Kebijakan Yang Membawa Percepatan Pemerataan Pembangunan, Di Daerah-Daerah Perbatasan Melalui Pembentukan Daerah Otonomi Baru.

Ketiga : Kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan Dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Kami Memintan, Kami Memohon Kami Mengahrapkan, Agar Memprioritaskan Pembangunan Infrstruktur Jalan Dan Jembatan, Di Daerah-Daerah Pedesaan Perbatasan, Untuk Memstikan Terciptanya Konektifitas Antar Wilayah Kecamatan Dan Desa, Dan Pada Akhirnya Akan Membawa Peningkatan Kesejahteraan Bagi Masyarakat.

Ke Empat : Kepada Saudara-Saudara Saya Masyarakat Kabupaten Nunukan Secara Khusus Saudara-Saudara Saya Di Krayan, Kami Memahami Kegelisahan Kita, Memahami Kekecewaan Kita, Memahami Gelora Jiwa Kita, Terhadap Kebijakan Pemerintah Yang Belum Berpihak Kepada Kita, Namun Demikian Kami Mengharapkan Agar Kita Tidak Melakukan Hal-Hal Yang Bertentangan Dengan Hulkum.

“Kami mendukung desakan untuk mencabut moratorium DOB. Moratorium ini telah berlangsung terlalu lama dan telah menghambat perkembangan daerah-daerah yang telah memenuhi syarat untuk menjadi DOB,” kata Gat Khaleb.

Gat Hkaleb juga menambahkan bahwa Untuk memastikan terciptanya kondusifitas wilayah kaltara, secara khusus wilayah kabuopaten nunukan, karna tanpa kondusifitas wilayah yang terjamin, pemerintah tidak akan mampu bekerja secara maksimal untuk melaksanakan program-programnya yang membawa kebaikan atau kemaslahatan bagi seluruh masyarakat kabupaten nunukan.

‎OPINI – HMI CABANG NUNUKAN ‎Nunukan di Ujung Negeri: Antara Titik Rawan dan Titik Harapan.
700 Peserta Hadiri PKU Akbar, PNM Perkuat Literasi Keuangan Pengusaha Ultra Mikro di Pulau Sebatik, Nunukan.
Hujan Ekstrem Disertai Angin Kencang Terjang Long Bawan, Atap Rumah Warga dan Gereja Rusak
Hasan Basri Gerak Cepat Salurkan Bantuan Logistik bagi Korban Banjir di Nunukan
Seludupkan Shabu Sebesar 1,5 Kg, Seorang Pria Diringkus Polisi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?