By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Jalan TMMD di Tanjung Batu Diharapkan Pangkas Jalur Memutar Pelajar dan Mahasiswa ke Pantai Amal
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraTarakan

Jalan TMMD di Tanjung Batu Diharapkan Pangkas Jalur Memutar Pelajar dan Mahasiswa ke Pantai Amal

Redaksi
Last updated: 21 Oktober 2026 10:24
Redaksi
Published: 21 Oktober 2026
Share
SHARE

TARAKAN – Akses menuju kawasan pendidikan di Pantai Amal menjadi salah satu manfaat yang dinantikan warga Tanjung Batu, Kelurahan Mamburungan Timur.

Jalan yang dibangun melalui TMMD ke-130 diharapkan memudahkan perjalanan anak sekolah dan mahasiswa menuju tempat mereka menuntut ilmu.

Lurah Mamburungan, Lasina, mengatakan selama ini warga yang hendak menuju kawasan Pantai Amal, termasuk Universitas Borneo, harus mengambil jalur memutar melalui bagian bawah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kondisi tersebut membuat perjalanan lebih jauh, terutama bagi masyarakat yang memiliki keperluan pendidikan di kawasan tersebut.

“Di wilayah kami, anak-anak yang mau sekolah dan mahasiswa yang hendak kuliah ke Universitas Borneo selama ini harus lewat jalur bawah, kemudian memutar. Dengan adanya pembangunan jalan ini, nantinya perjalanan mereka bisa lebih pendek sehingga akses menuju kawasan pendidikan menjadi lebih mudah,” ujar Lasina.

Menurutnya, keberadaan jalur penghubung tersebut dapat memberikan kemudahan bagi keluarga yang anak-anaknya bersekolah maupun melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Akses yang lebih dekat diharapkan membantu warga mengatur waktu perjalanan dan menjalankan aktivitas pendidikan dengan lebih lancar.

Lasina menjelaskan, kawasan Pantai Amal memiliki fasilitas pendidikan yang digunakan masyarakat, termasuk Universitas Borneo.

Kedekatan wilayah tersebut dengan Mamburungan membuat akses jalan menjadi kebutuhan yang dirasakan warga, terutama bagi mereka yang harus bepergian untuk keperluan sekolah dan kuliah.

“Selama ini masyarakat harus memutar untuk sampai ke kawasan Pantai Amal. Dengan adanya jalan ini, kami berharap akses menuju sekolah maupun kampus bisa lebih mudah dijangkau. Manfaatnya nanti dapat dirasakan warga yang setiap hari memiliki keperluan pendidikan di kawasan tersebut,” katanya.

Pembangunan jalan di Tanjung Batu menjadi bagian dari pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026.

Bagi masyarakat Mamburungan Timur, tersedianya akses penghubung tersebut diharapkan memberi alternatif perjalanan menuju kawasan pendidikan setelah pembangunan rampung dan jalan dapat digunakan.

Lasina berharap jalur tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik setelah selesai dikerjakan sehingga kebutuhan mobilitas pelajar dan mahasiswa dapat terakomodasi.

“Semoga setelah jalan ini selesai, anak-anak sekolah dan mahasiswa memiliki akses yang lebih dekat menuju tempat mereka belajar. Kami berharap pembangunan ini memberi kemudahan bagi warga Mamburungan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pendidikan,” harapnya. (*)

Prof. Adri Patton Harap Para Atlet Kaltara Bisa Mendunia
Berharap Program PKH Dapat Berlanjut di 2022
DPK Kaltara Apresiasi Gerakan Literasi Muh. Ramli, Tiga Buku Karya Santri Lahir di Tarakan
Capaian IDM Kaltara, 39 Desa Dikategorikan Mandiri Desa Berkembang Mencapai 44,97 Persen
Gubernur Sampaikan Solusi Penanganan Perbatasan di Munas II Aspeksindo
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?