By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Kaltara Bukukan Pendapatan yang Cukup Baik, Belanja Masih Perlu Didorong
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraPemerintahan

Kaltara Bukukan Pendapatan yang Cukup Baik, Belanja Masih Perlu Didorong

Redaksi
Last updated: 25 November 2021 01:20
Redaksi
Published: 25 November 2021
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Presiden RI, Joko Widodo menekankan percepatan realisasi APBN/APBD melalui percepatan realisasi belanja pemerintah dan pemerintah daerah.

Hal tersebut dtegaskan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian pada Rapat Koordinasi Evaluasi Serapan Anggaran Daerah, secara virtual, Senin (22/11/2021), diikuti kepala/wakil daerah.

Selain itu, semua pemerintah daer pun diminta mewaspadai resiko perkembangan ekonomi global terhadap perekonomian dalam negeri. Termasuk mewaspadai berlanjutnya pandemi COVID-19 dan dampak turunannya.
Kondisi ekonomi nasional dan daerah punya keterkaitan yang tidak dapat dipisahkan. Jika pertumbuhan ekonomi nasional positif, berimplikasi naiknya pendapatan nasional. Pada gilirannya, dana transfer untuk daerah juga meningkat. Begitu pun sebaliknya, jika terjadi kontraksi ekonomi.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Tren tiga bulan terakhir di Indonesia, berdasarkan catatan Kementerian Dalam Negeri, realisasi pendapatan Provinsi Kalimantan Utara, Alhamdulillah, sudah cukup baik (hijau). Berada di posisi 11 nasional dengan presentase sebanyak 83,48 persen,” sebut Wakil Gubernur Dr Yansen TP MSi,

Namun demikian, Pemprov Kalimantan Utara akan dan perlu terus mendorong realisasi belanja. Sebab Kalimantan Utara masih di posisi 57,44 persen.
“Kami berkomitmen untuk segera melaksanakan percepatan belanja kita sebelum tutup tahun anggaran,” ujarnya.

Realisasi belanja yang belum terdongkrak tinggi di banyak daerah di Tanah Air disebabkan beberapa hal. Seperti, kondisi pandemi COVID-19 dan PPKM. Kemudian kegiatan fisik, pelaksanaannya masih menunggu perencanaan atau DED sehingga kegiatan konstruksi belum sepenuhnya dapat dilaksanakan.

Faktor lainnya, pengadaan barang maupun jasa, belum sepenuhnya mengajukan permohonan pembayaran. Termasuk juga penyesuaian peraturan perundang-undangan pengelolaan keuangan.

“Demikian juga diungkapkan Ibu Menteri Keuangan, Ibu Sri Mulyani bahwa realisasi APBD harus segera digenjot, salah satunya demi menjaga rilisensi dan pemulihan ekonomi,” tutur Wagub.

Peringati Nuzulul Qur’an, Zainal Paliwang Ajak Masyarakat Memegang Nilai-nilai Al-Quran Sebagai Pedoman
Bantuan Listrik Gratis, Wujud Keadilan Energi di Kaltara
Gubernur Teken Hibah Lahan Kantor Bawaslu
Rp24,4 Miliar Digelontorkan, Gubernur Kaltara Tingkatkan Fasilitas Pendidikan di Nunukan
Tim Pendaki Asal Tarakan Sukses Tuntaskan Ekspedisi Gunung Kundas Kaltara 1.212 MDPL
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?