By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Kasus Meningkat, PPKM 50 Persen Diterapkan
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Kesehatan

Kasus Meningkat, PPKM 50 Persen Diterapkan

Redaksi
Last updated: 1 Maret 2022 23:29
Redaksi
Published: 1 Maret 2022
Share
SHARE

TARAKAN – Jumlah siswa yang terpapar Covid-19 di kota Tarakan meningkat dan beberapa sekolah ditutup sementara. Hal ini juga membuat beberapa sekolah di kota Tarakan akan kembali menggelar PTM 50 persen serta akan dilakukan evaluasi per dua pekan.

Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes, mengatakan mulai Maret 2022 ini, pihaknya kembali menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tarakan memberlakukan pembelajaran PTM hanya 50 persen.

Hal ini dilakukan lantaran diputuskan pasca banyak sekolah terpapar Covid-19.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Februari lalu kemarin mulai menerapkan PTM full 100 persen di SD dan SMP. Nah, untuk mengurangi penyebaran kita stop dulu,” terangnya. (01/03/2022).

Selain itu, dijelaskan Khairul, mengacu pada angka positif rate masing-masing sekolah yang terpapar. Sehingga, jika

“Kalau sudah berada di atas 80 persen maka sudah seharusnya dihentikan sementara.Jadi kalau sekolah kita kemarin rata-rata di atas itu semua. Kita berbicara by data,” bebernya.

“Akan dilakukan evaluasi perdua minggu, untuk sementara dilakukan penghentian sementara. Apakah 50 persen atau full, Estimasi Maret sudah mulai turun baru kita PTM lagi,” tandasnya. (*)

STMIK PPKIA Tarakan Siap Dukung Sosialisasi dan Edukasi HIV-AIDS Bersama KPA Kaltara
Segera Dibuka, Layanan Vaksin Boster Diisukan Bertarif
Gubernur Siapkan RSUD dr. H. Jusuf SK untuk Penanganan Pasien Jantung
Gelar Raker Bersama BPOM, Minta Pihak Terlibat di Kasus Gagal Ginjal Akut Ditindak
Cegah Masuknya Varian Omicron, Binda Minta Perbatasan diperketat
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?