TARAKAN, KALTARA – Direktur PT Wahida Ten Risau sekaligus Direktur KBIHU Al-Wahid Rezki Barokah, Hj. Wahida, menegaskan komitmen lembaganya dalam membimbing dan mendampingi jamaah haji dan umrah di Kalimantan Utara, khususnya untuk keberangkatan haji tahun 2026.
Hj. Wahida menyampaikan bahwa KBIHU Al-Wahid Rezki Barokah merupakan lembaga bimbingan haji dan umrah yang telah resmi terdaftar dan menjadi satu-satunya KBIHU di Kalimantan Utara yang telah memperoleh kuota haji dari Kementerian Haji dan Umrah.
“Kami hadir melalui KBIHU Al-Wahid Rezki Barokah sebagai lembaga resmi yang telah mendapatkan kuota haji dari Kementerian Haji. Insya Allah kami siap membimbing dan mendampingi jamaah Kalimantan Utara yang akan berangkat ke Baitullah pada tahun 2026,” ujar Hj. Wahida.
Ia mengajak masyarakat Kalimantan Utara untuk tidak ragu dan tetap percaya menggunakan layanan bimbingan haji yang resmi dan terdaftar. Menurutnya, keberadaan KBIHU bukan untuk bersaing, melainkan sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan jamaah haji.
“Kehadiran KBIHU bukan untuk bersaing, tetapi untuk membantu dan mendukung tugas pembimbing haji dari Kementerian Haji. Kami selalu mengedepankan kolaborasi dan sinergi,” jelasnya.
Hj. Wahida berharap ke depan tidak hanya KBIHU Al-Wahid Rezki Barokah yang hadir di Kalimantan Utara, melainkan juga lembaga KBIHU lain agar kuota haji untuk daerah ini dapat terus bertambah.
“Mudah-mudahan ke depan kuota KBIHU di Kalimantan Utara bisa bertambah, tidak hanya satu. Dengan begitu, pelayanan dan pendampingan jamaah bisa lebih maksimal,” tambahnya.
Untuk tahun 2026, Hj. Wahida menyebutkan bahwa jamaah haji reguler Kalimantan Utara yang akan diberangkatkan melalui PT Wahida Ten Risau diperkirakan mencapai sekitar 400 hingga 500 orang, dengan sekitar 230 jamaah di antaranya telah tergabung dalam bimbingan KBIHU Al-Wahid Rezki Barokah.
“Insya Allah, jamaah yang berangkat tahun ini bersama KBIHU Al-Wahid Rezki Barokah akan bergabung dengan jamaah reguler Kalimantan Utara. Kami berharap seluruh elemen bisa bersatu dan saling mendukung demi pelayanan haji yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menegaskan kesiapan lembaganya dalam mendukung program Kementerian Haji dan Umrah, tidak hanya bagi jamaah yang akan berangkat, tetapi juga dalam mendorong peningkatan jumlah pendaftar haji baru di Kalimantan Utara.
“Harapan kami, semakin banyak masyarakat yang mendaftar haji, maka kuota untuk Kalimantan Utara juga akan bertambah. Kami siap mengemban amanah dan bekerja sama demi kepentingan jamaah,” pungkas Hj. Wahida.(BNJ)




