By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Kecam Penyataan Edy Mulyadi, Minta Polisi Lakukan Proses Hukum
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Kecam Penyataan Edy Mulyadi, Minta Polisi Lakukan Proses Hukum

Redaksi
Last updated: 24 Januari 2022 20:11
Redaksi
Published: 24 Januari 2022
Share
SHARE

TARAKAN – Lembaga Adat Tidung Ulun Pagun Kalimantan pada Selasa (24/01/2022) pagi mengelar pernyataan sikap dalam menanggapi statmen Edy Mulyadi seorang politisi yang diduga menghina Kalimantan saat mengkrtitik pemerintah terkait pemindahan Ibukota Negara (IKN) ke Kalimantan. Tak ayal pasca penyataan yang dianggap menghina masyarakat Kalimantan tersebut sehingga menyulut emosi warga Kalimantan.

Saat dikonfirmasi, Ketua Dewan Adat Tidung Ulun Pagun Kalimantan H.Undunsyah menerangkan, sebagai suku asli di Kalimantan pihaknya harus menyatakan sikap sebagai bentuk kekecewaan dan kemarahan pada Edy Mulyadi yang dianggap menyakiti masyarakat Kalimantan.

“Kami merasa perlu untuk menyampaikan pernyataan sikap atas pernyataan Bapak Edy Mulyadi yang telah viral di media sosial. Pada kesempatan ini, pertama kami menyampaikan rasa prihatin terhadap pernyataan seorang publik figur yang telah berbicara seakan tidak memahami sejarah terbentuknya Republik Indonesia dan berwujud menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, Senin (24/12/2022).

- Advertisement -
Ad imageAd image

H.Undunsyah, mantan Bupati Tana Tidung dua periode ini melanjutkan, pernyataan yang disampaikan Edy Mulyadi dinilai tidak memahami keberagaman, kebhinekaan, toleransi dan simpati terhadap seluruh masyarakat Indonesia.

“Bagaimana kondisi Indonesia pada saat setelah merdeka dan bagaimana kondisi riil negara kita saat ini, mungkin beliau lupa, kita memulai dari yang tidak ada menjadi ada seperti saat ini,” urainya.

Menurutnya, Edy Mulyadi dinilai seperti tidak memahami keberagaman, kebhinekaan, toleransi, simpati terhadap seluruh masyarakat Indonesia.

” Jangan lupa, kita berbeda-beda namun perbedaan tersebut yang telah menyatukan kita sebagai Indonesia, dan yang ke 3 beliau lupa bahwa Kalimantan itu bagian dari NKRI yang kontribusinya tidak sedikit bagi pertumbuhan perekonomian nasional, dengan kekayaan alamnya yang melimpah dan telah dinikmati mungkin hampir seluruh masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Sehingga, dengan mendasarkan pada hal-hal di atas, ia mewakili seluruh masyarakat adat Tidung Ulun Pagun meminta kepada seluruh pemangku kepentingan dan khususnya kepada Edy Mulyadi, untuk menyampaikan klarifikasi atas pernyataan-pernyataannya yang telah mendiskreditkan eksistensi Kalimantan sebagai bagian dari wilayah NKRI.

“Meminta maaf kepada masyarakat Kalimantan secara tertulis melalui media nasional. Dan semoga pihak kepolisian dapat segera melakukan proses hukum agar hal ini tidak kembali terulang,” tegasnya.

Dibuka Kembali, Rutan Polres Tarakan Terima Kunjungan Keluarga Tahanan
Pembekalan Yudisium STMIK PPKIA Tarakan, Hadirkan dua Tokoh Inspiratif
Api Muncul Dari Dapur, Diduga Berasal Dari Arus Pendek
Bakal Berubah Status, Polres Bulungan Bakal Menjadi Polresta Bulungan
Hingga April 2024, Capaian PNBP KPKNL Tarakan Tembus Rp2,3 Miliar
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?