By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Kedepankan ProKes, Sembahyang Secara Bergantian
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraRagamTarakan

Kedepankan ProKes, Sembahyang Secara Bergantian

Redaksi
Last updated: 11 Februari 2021 19:01
Redaksi
Published: 11 Februari 2021
Share
SHARE

TARAKAN – pandemi covid-19 yang terjadi sejak satu tahun belakangan menjadikan penerapan aturan dalam aktivitas juga mengalami perubahan. Semua aktivitas pun diharuskan menerapkan protokol kesehatan, tidak terkecuali dengan prosesi ibadah.

Klenteng Toa Pek Kong yang terletak di Jalan Teuku Umar Pamusian
Klenteng Toa Pek Kong yang terletak di Jalan Teuku Umar Pamusian

Penanggung Jawab Klenteng Toa Pek Kong yang terletak di Jalan Teuku Umar Pamusian, Atun Sito menjelaskan, bahwa perayaan imlek tahun ini dipastikan memiliki perbedaan aturan dari sebelumnya.

“Karena kondisi pandemi covid-19 jadi ada penerapan protokol kesehatan, seperti cek suhu, jemaat pun harus pakai masker, menjaga jarak, dan di depan juga kita sediakan cuci tangan,” katanya,(10/02).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Lanjutnya lagi, guna menghindari penumpukan jemaat di dalam klenteng pihaknya pun akan memberlakukan sistem bergilir dalam jumlah tertentu pada jemaat saat beribadah.

“Jadi nanti sembahyang nya bergantian dengan jumlah tertentu, yang selesai sembahyang langsung keluar untuk bergantian, dan Jumlah kisaran jemaat ada sekitar seribu sampai 2 ribu jemaat bahkan lebih,” lanjutnya.

Dijelaskannya lagi, jika shio tahun 2021 ini merupakan shio kerbau emas atau logam. Yang maknanya, shio Kerbau Emas merupakan shio keberuntungan bagi umat manusia. Dijelaskan nya, jika shio Kerbau emas cukup baik untuk hubungan asmara dan karir jika dimulai tahun ini.

“Tahun 2021 ini shio kerbau emas atau kerbau logam. Konon, kerbau emas ini sangat baik untuk hubungan asmara. Dipercaya jika orang menikah di tahun ini akan mendapatkan kelanggengan dan kebahagiaan,” tutupnya. (imn)

Masyarakat Kaltara Dukung Perubahan, Pasangan “SULTON” Jadi Harapan Baru
ATCS akan Segera Terpasang Di Beberapa Titik Jalan Kota Tarakan
Pemprov Kaltara Mulai Susun Kebijakan Ramah Lansia, Kelompok Rentan Jadi Fokus
Penentuan Rukyatul Hilal Akan Dilakukan 1 April Mendatang
Tunggakan Peserta BPJS Kesehatan di Kaltara Capai Rp 236 Miliar
TAGGED:ImlekKalimantanutarakaltaraTarakan
Share This Article
Facebook Email Print
26 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?