TARAKAN – Ketua Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Kota Tarakan, Hj. Wahida Tenrisau, mengapresiasi kegiatan pertemuan rutin Pengurus Ranting IWSS Kecamatan Tarakan Barat yang dirangkaikan dengan arisan dan berbagi pengalaman mengenai kiat menjadi konten kreator, Sabtu (10/10/2026).

Menurut Wahida, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antaranggota, tetapi juga memberikan kesempatan bagi perempuan untuk menambah wawasan, bertukar pengalaman, serta mengembangkan kreativitas di tengah perkembangan teknologi digital.
Kegiatan yang berlangsung di salah satu restoran di Jalan Yos Sudarso, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, itu dihadiri pengurus IWSS tingkat kota dan anggota Ranting IWSS Tarakan Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Wahida menilai pertemuan rutin organisasi memiliki peran penting dalam menjaga hubungan kekeluargaan serta memperkuat kebersamaan di antara pengurus dan anggota.
Ia berharap IWSS dapat terus menjadi wadah bagi perempuan asal Sulawesi Selatan di Kota Tarakan untuk saling merangkul, menghargai, dan mendukung satu sama lain melalui berbagai kegiatan positif.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga diisi dengan pembekalan mengenai pemanfaatan media sosial sebagai sarana berkarya dan berbagi informasi. Sejumlah konten kreator lokal dihadirkan sebagai narasumber, salah satunya Bang Ogies yang dikenal melalui konten kuliner di Kota Tarakan.
Dalam pemaparannya, Bang Ogies menjelaskan bahwa menjadi konten kreator dapat dimulai dari aktivitas sederhana sehari-hari. Dengan memanfaatkan telepon pintar, kreativitas, serta konsistensi, masyarakat, termasuk kalangan ibu rumah tangga, dapat menghasilkan konten yang menarik dan bermanfaat.
Ketua IWSS Ranting Tarakan Barat, Hj. Icha Hamisah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengurus untuk menghadirkan aktivitas yang bermanfaat dalam setiap pertemuan bulanan.
Ia menjelaskan, kegiatan rutin IWSS Ranting Tarakan Barat sebelumnya juga diisi dengan berbagai aktivitas, mulai dari lomba menghias tumpeng, pelatihan merangkai bunga, hingga penyuluhan yang melibatkan sejumlah instansi, seperti kepolisian, perbankan, dan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Menurut Icha, jumlah anggota yang tergabung dalam grup IWSS Ranting Tarakan Barat mencapai lebih dari 100 orang, dengan sekitar 60–70 anggota mengikuti arisan rutin. Pada pertemuan kali ini, sebanyak 85 orang tercatat hadir.
Kehadiran Ketua IWSS Kota Tarakan bersama jajaran pengurus tingkat kota diharapkan dapat semakin memperkuat komunikasi dan koordinasi organisasi.
Melalui kegiatan tersebut, IWSS Kota Tarakan dan Ranting Tarakan Barat diharapkan terus mendorong perempuan untuk memperluas wawasan, mengembangkan potensi diri, serta memanfaatkan teknologi digital secara positif dan produktif, tanpa meninggalkan nilai silaturahmi dan kebersamaan. (****)




