By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Masyarakat Isoman Meningkat, Satgas Covid Buka Open Donasi
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Masyarakat Isoman Meningkat, Satgas Covid Buka Open Donasi

Redaksi
Last updated: 5 Agustus 2021 19:30
Redaksi
Published: 5 Agustus 2021
Share
SHARE

TARAKAN – Semakin meningkatnya jumlah penularan covid-19, membuat meningkatnya Isolasi Mandiri (Isoman) di masyarakat.

Saat dikonfirmasi, Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Tarakan dr Khairul M.Kes menerangkan, kondisi tersebut cukup membuat kewalahan dalam memenuhi kebutuhan Isoman masyarakat.

Sehingga menurutnya diperlukan campur tangan komunitas dan donatur untuk mengakomodir warga yang sedang isolasi mandiri, khususnya yang membutuhkan bantuan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Hingga saat ada ribuan masyarakat yang menjalani Isoman. Ini yang akan kita petakan dengan beberapa kelompok donasi sedekah bersama Ketua RT Siaga karena merupakan unit administrasi pemerintah terendah. Harapan supaya bisa terpantau, karena tidak semua bisa mencukupi kebutuhan makan selama isoman,” terangnya (5/8).

Dijelaakannya, kondisi ini patut menjadi perhatian bersama. Diterangkannya, bagi yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit tentu saja sudah sesuai standar. Namun, bagi yang sedang isolasi mandiri di rumah harus tetap dikontrol dengan pemberian obat-obatan dan suplai makanan.

“Ini harus jadi perhatian, yang kita kgawatorkan masyarakat yang tidak mampu tidak bisa memenuhi makan setiap harinya,” ujarnya.

Lanjutnya, selama ini sudah ada inisiatif dari komunitas tertentu untuk memberikan makanan kepada warga yang sedang isolasi mandiri.

“Ini yang mau kita satukan supaya bisa bersinergi, supaya semua bisa terlayani. Harapan kita RT siaga, kelurahan trengginas, dan kelompok-kelompok sedekah ikut berpartisipasi. Banyak yang menawarkan diri,” ungkapnya.

Sejauh ini telah menginstruksikan untuk menambah tenaga perawat yang bertugas memantau kesehatan warga sedang melakukan isolasi mandiri, sekaligus memberikan obat-obatan.

“Kalau OTG (Orang Tanpa Gejala) selama melakukan isolasi mandiri agar dapat melakukan perbaikan daya tahan tubuh, istirahat yang cukup,”pungkasnya.

How couples can solve lighting disagreements for good
Blak-blakan Effendi Gazali Sebut Yansen Sosok Tepat Gubernur Kaltara
432 Siswa SMPN 13 Tarakan Nikmati Program Makan Bergizi Gratis Tanpa Kendala
Reses Adyansa Pertama 2025 | Fokus Tampung Aspirasi Warga Mulai Persoalan WKP Hingga Infrastruktur Umum
Fokus Pada Pemulihan Ekonomi, Berikan Fokus Pada Pelaku UMKM
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?