By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Komoditas Sayur Mayur Pengaruhi Inflasi di Kaltara
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
EkonomiKaltaraTarakan

Komoditas Sayur Mayur Pengaruhi Inflasi di Kaltara

Redaksi
Last updated: 4 Agustus 2022 21:31
Redaksi
Published: 4 Agustus 2022
Share
SHARE

TARAKAN –Provinsi Kaltara mengalami penurunan inflasi perbulan Juli 2022 dengan besaran 0,47 persen secara mounth to mounth (mtm) dari sebelumnya tercatat 0,53 persen pada Juni 2022. Penurunan Inflasi di Kaltara dipengaruh oleh Indeks Harga Konsumen (IHK), yakni Kota Tarakan dan Tanjung Selor masing-masing menyumbang sebesar 0,50 persen (mtm) dan 0,34 persen (mtm).

Saat dikonfirmasi, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kaltara Tedy Arief Budiman menerangkan, penurunan tekanan inflasi pada periode Juli 2022 disebabkan oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

“Penurunan tekanan inflasi karena adanya penurunan komoditas sayur-sayuran seperti bayam, sawi hijau, dan kangkung yang kembali melanjutkan tren penurunan harga. Meskipun demikian, penurunan tekanan inflasi masih tertahan oleh beberapa komoditas hortikultura seperti bawang merah dan cabai rawit terkait kendala pada pasokan dari daerah penghasil,”ungkapnya, (4/8/2022).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Selain itu, inflasi pada kelompok transportasi khususnya pada komoditas angkutan udara juga masih terjadi di tengah masih tingginya harga avtur serta terbatasnya penerbangan di tengah peningkatan permintaan masyarakat. Lanjutnya, ia membahas tekanan inflasi kelompok makanan, minuman, dan tembakau berkontribusi atau memiliki andil 0,10 persen.

“Secara bulanan tercatat mengalami penurunan, yaitu 0,53 persen (mtm) pada Juli 2022 atau lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 0,70 persen (mtm).
Kondisi ini disebabkan oleh beberapa kelompok komoditas sayur-sayuran, seperti bayam, sawi hijau, dan kangkung yang melanjutkan tren penurunan harga akibat tercukupinya pasokan dari dalam Kaltara,”terangnya.

Dijelaskannya, meskipun Kelompok Transportasi memberikan andil 0,09 persen mengalami penurunan tekanan inflasi, capaian inflasi kelompok ini masih relatif tinggi yaitu 0,73 persen di Juli 2022.
Capaian tersebut lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 1,62 persen.

“Masih berlanjutnya kebijakan fuel surcharge pada tiket pesawat dan terbatasnya jumlah penerbangan di tengah peningkatan permintaan seiring momen liburan anak sekolah dan hari raya keagamaan menjadi faktor pendorong terhambatnya penurunan tekanan inflasi pada komoditas angkutan udara,”kata dia.

Ia menambahkan, di sisi lain, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga memberi andil 0,04 persen dan pada Juli 2022 secara bulanan tercatat mengalami inflasi sebesar 0,71 persen.

“Atau lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 0,61 persen. Kenaikan tekanan inflasi pada kelompok ini terutama disebabkan oleh komoditas sabun mandi cair andilnya 0,05 persen yang didorong oleh meningkatnya harga bahan baku sabun sehingga menaikkan biaya produksi sabun,” pungkasnya.

Isi Ceramah Halal Bihalal, UAS Disambut Antusias Masyarakat
Lakukan Pengeboman Ikan Di Perairan Ambalat, Warga Malaysia Diamankan PSKDP Tarakan
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Momen Memperkuat Nilai Luhur Bangsa
Bakal Komunikasi ke Kemendag
PPKM Kembali Diperpanjang, Selain Resepsi Pernikahan Kegiatan Lain Dibolehkan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?