Berau, KALTUM – Lapangan sepak bola Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, yang selama ini menjadi pusat aktivitas olahraga dan pembinaan generasi muda, dialihfungsikan sementara menjadi area parkir kendaraan wisatawan. Kondisi tersebut terjadi pada Jumat (26/12/2025) seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru.
Pantauan di lapangan menunjukkan ratusan kendaraan roda empat memadati area lapangan. Akibatnya, permukaan tanah dan rumput lapangan mengalami kerusakan cukup parah. Hal ini menuai kekecewaan masyarakat setempat yang menilai kebijakan tersebut tidak mempertimbangkan fungsi utama fasilitas publik.
Seorang warga Tanjung Batu yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi lapangan. Menurutnya, lapangan sepak bola tersebut merupakan aset penting masyarakat yang selama ini digunakan untuk kegiatan olahraga dan pembinaan pemuda.
“Tanah dan rumput lapangan sudah rusak karena kendaraan yang parkir. Fasilitas yang kami jaga dan sayangi justru dikorbankan untuk kepentingan parkir sementara,” ujarnya.
Keprihatinan serupa juga disampaikan para pemerhati olahraga di Tanjung Batu. Mereka menilai fasilitas olahraga memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan masyarakat serta membangun karakter generasi muda, sehingga tidak semestinya dialihfungsikan tanpa perencanaan yang matang.
Masyarakat mengaku tidak pernah menerima pemberitahuan resmi atau sosialisasi terkait penggunaan lapangan sebagai area parkir.
Padahal, kepadatan kendaraan di sekitar Pelabuhan Sidayang setiap musim liburan sudah menjadi persoalan tahunan. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengenai pihak yang mengambil kebijakan tersebut maupun langkah pengawasan dari instansi terkait.
Salah seorang tokoh masyarakat Tanjung Batu mempertanyakan sikap pemerintah daerah dalam melindungi fasilitas publik. Ia berharap Pemerintah Kampung serta Pemerintah Kabupaten Berau melalui dinas terkait dapat segera turun tangan.
“Kami berharap ada langkah tegas untuk melindungi fasilitas publik ini dan segera mencari solusi yang tepat,” katanya.
Warga Tanjung Batu mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencari solusi parkir yang layak dan berkelanjutan. Mereka berharap ke depan pemerintah dapat menyediakan infrastruktur parkir yang memadai, sehingga fasilitas olahraga yang menjadi bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat tidak lagi dikorbankan.(****)
Reporter : Hendra Sitorus dan Syamsul
Biro Kabupaten BERAU




