Menembus Tantangan Logistik, Sekolah Unggulan Garuda di Kaltara Terus Dikebut

Redaksi

TANJUNG SELOR – Di atas hamparan lahan yang beberapa waktu lalu masih berupa area persiapan, kini berdiri aktivitas pembangunan yang tak pernah berhenti. Alat berat bekerja bergantian, pekerja bergerak siang dan malam, sementara harapan menghadirkan sekolah unggulan bagi generasi muda Kalimantan Utara (Kaltara) perlahan mulai terlihat wujudnya.

Rabu (3/6), Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., datang langsung meninjau pembangunan Sekolah Unggulan Garuda di kawasan Kota Baru Mandiri, Tanjung Selor.

Bagi Wagub Ingkong, kunjungan ini bukan sekadar melihat progres fisik, tetapi memastikan mimpi besar peningkatan kualitas pendidikan di Kaltara terus bergerak menuju kenyataan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ia mengenang proses panjang yang diawali dengan komunikasi bersama Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Stella Christie, saat pemerintah daerah menyiapkan sejumlah alternatif lahan untuk pembangunan sekolah tersebut.

Kini, perhatian beralih pada pekerjaan konstruksi. Tantangan yang sempat dikhawatirkan berupa distribusi material dan keterbatasan kapasitas pelabuhan perlahan berhasil diatasi. Setelah mendengarkan paparan tim pelaksana, Ingkong mengaku lega karena seluruh material utama telah tersedia di lokasi pembangunan.

“Melihat progres yang ada sekarang, saya sangat mengapresiasi kerja keras tim di lapangan. Material yang sebelumnya menjadi kendala kini sudah tersedia dan tidak ada masalah lagi,” ujar Ingkong.

Meski progres fisik baru mencapai sekitar 22 persen, optimisme tetap terjaga. Untuk mengejar target operasional pada Juli mendatang, pekerjaan dilakukan melalui tiga shift yang berlangsung hampir tanpa jeda. Strategi ini juga menjadi langkah antisipasi menghadapi cuaca Kalimantan yang kerap berubah sewaktu-waktu.

Bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, Sekolah Unggulan Garuda bukan hanya tentang bangunan dan fasilitas pendidikan modern. Lebih dari itu, sekolah ini dipandang sebagai investasi masa depan yang akan membuka peluang lebih besar bagi generasi muda di wilayah perbatasan untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.

Karena itu, Ingkong menegaskan pemerintah daerah akan terus hadir mengawal setiap tahapan pembangunan hingga sekolah tersebut benar-benar siap digunakan.

“Program ini adalah investasi untuk masa depan anak-anak Kaltara. Kami akan terus mendukung dan memastikan pembangunannya berjalan lancar sampai selesai,” tutupnya. (dkisp)

Share This Article