By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Pemerintah Pertimbangkan Tiga Opsi Libur Sekolah Selama Ramadan
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraTarakan

Pemerintah Pertimbangkan Tiga Opsi Libur Sekolah Selama Ramadan

Redaksi
Last updated: 15 Januari 2025 00:17
Redaksi
Published: 15 Januari 2025
Share
SHARE

JAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan pemerintah tengah memantau tiga opsi libur sekolah selama bulan Ramadan yang berkembang di masyarakat. Kendati demikian, Mu’ti menegaskan bahwa belum ada keputusan final terkait wacana ini.

“Kalau kita ikuti di masyarakat, opsinya ada tiga, tapi ini belum keputusan,” ujar Mu’ti, Senin (13/1/25).

Mu’ti menjelaskan, opsi pertama yang diusulkan masyarakat adalah libur penuh selama Ramadan. Namun, selama libur tersebut, siswa tetap diharapkan mengikuti berbagai kegiatan keagamaan di masyarakat.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Opsi kedua adalah libur sekolah di awal Ramadan dan menjelang akhir Ramadan. “Misalnya, libur tiga atau dua hari menjelang Ramadan sampai lima hari pertama. Setelah itu, masuk sekolah seperti biasa. Menjelang Idulfitri biasanya juga libur dua hingga tiga hari,” kata Mu’ti.

Opsi terakhir, lanjutnya, adalah tetap masuk penuh selama Ramadan seperti yang saat ini berlaku.

Menurut Mu’ti, keputusan akhir terkait rencana libur Ramadan akan dibahas bersama Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri karena menyangkut lintas sektor. Ia menegaskan pentingnya keseragaman aturan antara sekolah umum dan madrasah.

“Keputusannya supaya sama antara sekolah dengan madrasah. Jangan sampai masa aktif dan libur berbeda,” katanya.

Sebelumnya, wacana libur sebulan penuh selama Ramadan juga sempat dilontarkan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Ia menyebutkan bahwa kebijakan serupa sudah berlaku di sejumlah pondok pesantren. Namun, ia menegaskan wacana tersebut masih dalam tahap pembahasan.

Ketua Komisi I DPRD Tarakan, ADYANSA Tekankan Peran Strategis Gen Z dalam Pembangunan Kota
Siap Maju Pilbup Tana Tidung, Darwis Ambil Formulir Penjaringan di Partai Demokrat
Pengangkatan Advokat Peradi SAI, Wagub Ingatkan Pentingnya Menjaga Integritas
Dorong Pemulihan Ekonomi, Sekda Buka Sosialisasi Tabel Input-Output
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan Ikuti Safari Gotong Royong di Sekolah Rakyat
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?