By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Pemprov Kaltara Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Pelaku Utama Pembangunan
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
AdvetorialKaltara

Pemprov Kaltara Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Pelaku Utama Pembangunan

Redaksi
Last updated: 12 Mei 2026 23:57
Redaksi
Published: 12 Mei 2026
Share
SHARE

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara terus mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja lokal agar mampu menjadi pelaku utama dalam pembangunan daerah di tengah meningkatnya investasi dan pertumbuhan ekonomi di Kaltara.

Hal tersebut disampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kaltara, Dr. Bustan, S.E., M.Si., saat mewakili Gubernur Kaltara membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Provinsi Kaltara di Hotel Tarakan Plaza, Senin (11/5).

Dalam sambutannya, Bustan menegaskan bahwa forum Rakerwil KSBSI bukan sekadar agenda organisasi, melainkan wadah penting untuk membahas masa depan pekerja di Kalimantan Utara.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurutnya, tantangan ketenagakerjaan di Kaltara masih cukup kompleks, mulai dari peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal, perlindungan hak pekerja, hingga penyesuaian terhadap dinamika pasar kerja yang terus berkembang.

“Kita ingin tenaga kerja lokal menjadi pelaku utama pembangunan di daerahnya sendiri,” tegas Bustan.

Ia menjelaskan, sebagai provinsi perbatasan yang memiliki potensi besar di sektor sumber daya alam dan investasi, Kaltara membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing.

Karena itu, Bustan menilai sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja sangat penting untuk menciptakan hubungan industrial yang sehat, harmonis, dan berkeadilan.

Selain peningkatan kualitas SDM, pemerintah juga menaruh perhatian terhadap kepatuhan perusahaan dalam menerapkan regulasi ketenagakerjaan, termasuk jaminan sosial tenaga kerja serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Bustan berharap melalui Rakerwil KSBSI, dapat lahir berbagai rekomendasi konstruktif yang mampu memperkuat kebijakan ketenagakerjaan dan meningkatkan kesejahteraan pekerja di Kalimantan Utara.

“Melalui forum ini diharapkan tercipta kolaborasi yang kuat demi pembangunan ketenagakerjaan yang berkelanjutan di Kaltara,” pungkasnya.(adv)

Dhealth dan RSUD Dr Jusuf SK Berkolaborasi Wujudkan Rumah Sakit dengan Pelayanan Prima
Genjot Sumber Daya Lokal, Kaltara Bersaing Di Sektor Ekspor
Harapkan Bakomubin Jadi Wadah Moderasi Beragama di Kaltara
Maraknya Pengetap BBM di SPBU Ladang, GM FKPPI Kaltara Minta Penertiban dan Solusi Dari Pemerintah
DPD RI Apresiasi Pancasila Menjadi Mata Pelajaran Wajib Sekolah
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?