By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Perbaiki Perputaran Ekonomi, BI Tingkatkan Peran UMKM di Perbatasan
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Perbaiki Perputaran Ekonomi, BI Tingkatkan Peran UMKM di Perbatasan

Redaksi
Last updated: 22 Januari 2022 20:50
Redaksi
Published: 22 Januari 2022
Share
SHARE

TARAKAN – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) mencoba melakukan prioritas terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk dapat memberikan pengendali inflasi di Kaltara.

Tidak hanya itu, UMKM ini nantinya juga sebagai sumber ekonomi baru untuk pemberdayaan perempuan dan lapangan kerja lainnya. Dalam hal ini, BI Perwakilan Kaltara telah melakukan uji coba terkait prioritas UMKM dalam pengendalian inflasi.

“Contohnya kita lakukan uji coba padi. Berdasarkan data yang kami miliki, petani Kaltara pada umumnya menggunakan metode tradisional ini akan kita coba rubah,” ungkap Kepala BI Perwakilan Kaltara, Teddy Arif Budiman, (21/1/2022).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Adapun wilayah yang menjadi fokus BI antara lain, Tanjung Palas Timur dan Mamburungan Kota Tarakan.

“Melakukan metode yang berbeda yaitu Hazton, jadi ruang tumbuh hama tanaman padi bisa lebih sedikit nantinya bulir padi akan lebih banyak dan berdampak pada produktivitas hasil pertanian,” terangnya.

Dilanjutkan Teddy, hal ini juga berfungsi sebagai pengurangan impor beras dari wilayah lain. Sehingga masyarakat juga didorong mengandalkan beras lokal.

“Karena sejatinya impor beras Kaltara masih mengandalkan provinsi lain dan nantinya kalau berhasil bisa swasembada beras dari wilayah kaltara lain,” tandasnya (*)

Kuasa Hukum Hasruddin Resmi Laporkan Oknum Anggota Lantamal XIII Tarakan ke Puspomal
Gempa Berkekuatan 4,4 Skala Richter Guncang Kota dan Sekitarnya
KKST Kaltara Bangun Koperasi untuk Mendukung Gerakan Tani dan Nelayan Kaltara
API Kaltara Silaturahmi dengan Kapolres Tarakan, Bahas Peran Organisasi dan Keamanan Keagamaan
Gelar Open House, Ribuan Masyarakat Bertamu ke Runjab PJ Walikota Tarakan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?