By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Peringatan Hari Lahir Pancasila, Momen Memperkuat Nilai Luhur Bangsa
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Kaltara

Peringatan Hari Lahir Pancasila, Momen Memperkuat Nilai Luhur Bangsa

Redaksi
Last updated: 2 Juni 2025 15:18
Redaksi
Published: 2 Juni 2025
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menjadi inspektur upacara pada Peringatan Hari Lahir Pancasila digelar di Lapangan Agatis, Senin (2/6).

Dalam amanatnya, Gubernur Zainal membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI), Prof. Drs. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D.

Gubernur Zainal menekankan pentingnya persatuan, dengan menghayati sila yang terkandung dalam Pancasila, semuanya mengandung prinsip yang menuntun pada pembangunan nasional.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Dalam konteks pembangunan nasional, pemerintah telah menetapkan asta cita sebagai 8 agenda prioritas menuju Indonesia Emas. Salah satu yang paling fundamental dalam asta cita tersebut adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan Hak Asasi Manusia,” ucapnya.

Menurut Gubernur Zainal, dikatakannya kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah. Dalam era digitalisasi dan globalisasi saat ini, tantangan terhadap Pancasila juga semakin nyata seperti penyebaran paham ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hingga disinformasi.

“Melalui asta cita kita dipanggil untuk melakukan revitalisasi nilai – nilai Pancasila dalam segala dimensi kehidupan, mulai dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang-ruang digital,” jelasnya.

Ia menerangkan, melalui BPIP sebagai lembaga yang bertugas membina dan memperkuat ideologi Pancasila terus berkomitmen menghadirkan berbagai program strategis.

Gubernur Zainal menyebutkan tugas yang diemban ini tidak bisa dijalankan sendiri, namun perlu melibatkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah hingga daerah, pejabat hingga masyarakat, tokoh agama hingga pemuda, yang memiliki peran penting menjadi pelaku utama pembumian Pancasila.

“Mari kita jadikan hari lahir Pancasila bukan sekadar seremonial tetapi momen untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Jadikan setiap langkah, setiap kebijakan, setiap ucapan dan tindakan kita sebagai cerminan dari semangat Pancasila,” tuntasnya. (dkisp)

Gubernur Kaltara Zainal Paliwang Hadiri Silaturahmi Nasional Masyarakat Sinjai di Makassar
Keluarga Khaeruddin Arief Hidayat Soroti Dugaan Diskriminasi Hukum dan Mandeknya Pembebasan Bersyarat
Jalan Perbatasan Masih Diprioritaskan
Lepas Pebalap Ketinting, Wagub Yansen Ingin Potensi Wisata Sungai Kayan Beri Devisa
Rayakan HUT Bakti ke 75, TNI AU Gelar Bersih Pantai
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?