By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Tak Hujan Selama Seminggu, Suplai Air PDAM Terganggu
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraTarakan

Tak Hujan Selama Seminggu, Suplai Air PDAM Terganggu

Redaksi
Last updated: 19 Agustus 2022 21:50
Redaksi
Published: 19 Agustus 2022
Share
SHARE

TARAKAN – Hingga saat ini produksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam Kota Tarakan masih hanya mengantungkan produksi pada hujan. Alhasil sejak tidak turunnya hujan dalam sekitar satu minggu membuat PDAM mengalami krisis air baku.

Akibatnya, hal tersebut berdampak pada layanan PDAM yang harus melakukan penghentian aliran secara bergilir kepada masyarakat. Hal itu seperti Pelanggan air bersih yang berada di Kecamatan Tarakan Tengah dan Tarakan Timur.

“Sejak seminggu terakhir kondisi Embung Binalatung sudah mengering. Kami terpaksa menghentikan produksi, menunggu turunnya hujan dan air baku kembali tersedia. Jadi, kami hentikan produksi, akibat keringnya embung,”ungkapnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Diketahui, sebagian pelanggan yang berada di Kecamatan Tarakan Tengah dan seluruh pelanggan yang ada di Kecamatan Tarakan Timur. Berjumlah sekitar 13 ribu sambungan. Seharusnya, kata Iwan, kekeringan di embung Binalatung mestinya tidak terjadi.

“Jika sesuai jadwal 2022, sudah ada suplai air baku dari intake Indulung. Namun sampai saat ini belum ada aliran listrik sehingga tidak bisa menghidupkan pompa,”ucapnya

“Indulung sudah 1,5 tahun dibangun, tetapi listriknya tidak ada. PLN sudah mengerjakan dan menjanjikan bulan 9 (September) atau 10 (Oktober) nanti selesai sehingga bisa menghidupkan pompa,” kata dia.

Buka Rakorda MUI se-Kaltara, Gubernur: Bersinergi Wujudkan Kesejahteraan Umat
Inflasi Kaltara April 2024 Terendah Se-Kalimantan
PDI Perjuangan Bulungan Terpukul : Jika Terbukti Bersalah, Ada Sanksi Tegas Termasuk PAW dan Pemecatan
PON XXI 2024; Ketua Tim Monev Kaltara Sekaligus Korwil Aceh Hadiri Pembukaan Cabor Panjat Tebing
Aparat Dianggap Berlebihan Soal Bakar Ban, Tapi Bungkam Terkait Intel yang Sebabkan Mahasiswa Terbakar
Share This Article
Facebook Email Print
2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?