By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Terus Lakukan Serbuan Vaksin, Vaksinasi Sentuh 3000 Pelajar
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Terus Lakukan Serbuan Vaksin, Vaksinasi Sentuh 3000 Pelajar

Redaksi
Last updated: 13 Oktober 2021 19:18
Redaksi
Published: 13 Oktober 2021
Share
SHARE

TARAKAN – Lantamal XIII Tarakan terus gencar melakukan serangan vaksin ke masyarakat. Terhitung, selama September hingga Oktober 2021. sekitar 3.000 pelajar tervaksinasi. Kegiatan serbuan vaksinasi sendiri, sebelumnya sudah menyasar di kalangan maritim, transmigrasi dan selanjutnya terfokus pada kalangan pelajar.

Saat dikonfirmasi, Danlantamal XIII Tarakan, Laksamana Pertama Edi Krisna Murti menjelaskan, vaksinasi sebagai upaya melancarkan rencana pemerintah untuk mempercepat PTM. Oleh karena itu TNI wajib membantu pemerintah daerah agar harapan tersebut terealisasu.

“Program vaksinasi adalah program dari pemerintah pusat. Ada berapapun kita cepat habiskan. Sehari sampai dua hari kami bisa bermain di angka 1.000-2.000 vaksin,” tukasnya, (13/10/2021).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Lanjutnya, sebelumnya Kaltara masuk zona merah sehingga pemerintah pusat banyak menggelontorkan vaksin untuk Kaltara. Adapun persoalan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) lanjut Danlantamal, diakuinya sejauh ini belum terdapat adanya laporan yang masuk.

“Sehingga dengan hal ini bisa memprcepat prosentase vaksin untuk masyarakat Kaltara. Kami sudah vaksin di Hangtuah, SMA Muhammadiyah, SMP dan SMA Don Bosco dan kemarin SMKN 1. Tidak ada laporan KIPI,” tutupnya.

Tarif Baru Ferry Tarakan – Sebawang Resmi Berlaku, Hindari Ancaman Penghentian Layanan
Duga Adanya Kecurangan, Salah Satu Peserta Seleksi KPU Pertanyakan Integritas Timsel KPU
Resmi Dilantik, 10 ASN Harapkan Perbaikan Infrastruktur Desa
Sambut Imlek, Warga Tionghoa Tarakan Laksanakan Ibadah Imlek
Komitmen Perjuangkan Kuota Haji, DPD-RI Siap Lakukan Lobi Ke Kerajaan Arab Saudi
Share This Article
Facebook Email Print
2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?