By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Tokoh Pemuda Kaltara Minta Lambang Pemprov yang Dipasang di Jalan Umum Segera Dicabut
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraPemerintahanTarakan

Tokoh Pemuda Kaltara Minta Lambang Pemprov yang Dipasang di Jalan Umum Segera Dicabut

Redaksi
Last updated: 16 Desember 2025 17:31
Redaksi
Published: 16 Desember 2025
Share
SHARE

Borneonewsjournalist.co.id, Tarakan – Penempatan lambang Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara di atas permukaan jalan yang dilalui pejalan kaki menuai sorotan dari sejumlah tokoh masyarakat. Salah satunya datang dari Abdul Rauf, tokoh pemuda Kalimantan Utara, yang menilai pemasangan tersebut tidak tepat dan berpotensi mencederai nilai moral serta etika masyarakat Benuanta.

Menurut Abdul Rauf, lambang daerah merupakan simbol kehormatan dan identitas pemerintahan yang seharusnya ditempatkan secara layak dan terhormat. Ia menilai peletakan lambang di atas permukaan jalan, yang berpotensi terinjak oleh pengguna jalan, tidak mencerminkan penghormatan terhadap simbol resmi daerah.

“Lambang Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara adalah identitas dan marwah daerah. Tidak pantas jika ditempatkan di area yang dilalui dan terinjak oleh pejalan kaki. Ini sama saja mencoreng nama Kalimantan Utara,” ujar Abdul Rauf kepada wartawan, Selasa (16/12/2025).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ia pun mendesak pihak terkait untuk segera mencabut atau memindahkan lambang tersebut ke lokasi yang lebih sesuai dan bermartabat. Menurutnya, penataan simbol daerah harus mengedepankan nilai etika, budaya, serta rasa hormat terhadap pemerintahan dan masyarakat Kaltara secara keseluruhan.

Abdul Rauf berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang dan meminta agar setiap pemasangan atribut resmi pemerintah dilakukan melalui kajian yang matang, dengan melibatkan unsur budaya dan kearifan lokal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai maksud dan pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan lambang tersebut.(****)

Walikota Sebut Penyaluran Vaksin Baru 10 Persen
Gelar MUKERDA, PD LIDMI Kaltara Harapkan Sinergitas Dan Kolaborasi Antar Organisasi
Sekprov Ajak ASN Dukung Sensus Ekonomi dan Jaga Komitmen Tata Kelola Keuangan
Sambut Imlek, Warga Tionghoa Tarakan Laksanakan Ibadah Imlek
Sambut Hari Jadi Benuanta ke-9, PKK Kaltara Gelar Aksi Sosial
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?