By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Wujudkan Program Wajib Belajar 16 Tahun, Pemprov Akan Tambah Jumlah Sekolah
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraPemerintahanPendidikan

Wujudkan Program Wajib Belajar 16 Tahun, Pemprov Akan Tambah Jumlah Sekolah

Redaksi
Last updated: 13 Desember 2021 19:44
Redaksi
Published: 13 Desember 2021
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) dalam dunia pendidikan, diprogramkan agar anak Kaltara mengenyam pendidikan selama 16 tahun.

Mewujudkan hal itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltara akan membuka sekolah baru di beberapa titik tertentu.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Disdikbud Provinsi Kaltara Teguh Henry Sutanto di tahun 2022 akan terbangun beberapa sekolah lagi, di lokasi yang selama ini tidak menyentuh masyarakat khusus pada jenjang sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK).

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kita akan membuka beberapa sekolah yang sekira menampung anak yang tidak tertampung. Pertama kita akan membuka sekolah di daerah Sei Ular Nunukan yakni SMAN 1 Seimenggaris karena yang ada hanya SMK,” ucap Teguh kemarin.

Lalu yang kedua, pihaknya akan membuka sekolah lagi di daerah perbatasan yakni di Lumbis Pansiangan Kabupaten Nunukan. Kemudian membuka sekolah SMK di Lumbis Hulu dan di wilayah Sungai Boh Desa Long Lebusan Kabupaten Malinau.

“Kalau di Sungai Boh ini berupa sekolah filial yang kita bangun di desa kecil disana. Ini untuk memfasilitasi wajib belajar 16 tahun bagi anak-anak kita,” bebernya.

Kemudian di Kabupaten Bulungan akan dibangun juga SMA di Desa Sajau Pura Kecamatan Tanjung Palas Timur. Hal ini didasari oleh sekolah SMA yang terbatas hanya ada di Desa Tanah Kuning.

“Jadi semua sekolah yang akan kita bangun ini, tahun depan sudah bisa menerima siswa baru semua. Karena untuk lahan sudah siap karena kita dapat hibah semua,” paparnya.

Teguh menambahkan hibah ini telah diterima dari semua pemerintah daerahnya, sehingga di bulan Juli 2022 telah menerima peserta didik baru.

Keluarga Khaeruddin Arief Hidayat Soroti Dugaan Diskriminasi Hukum dan Mandeknya Pembebasan Bersyarat
Camat Sebatik Utara: Sekitar 34 Pemilik Lahan Terdampak Eks-OBP Masih Menunggu Kepastian Ganti Untung
Mulai Pasang Target Politik, PAN Intruksikan Kader Maju Menjadi Kepala Daerah
Hasil Selter Diumumkan Pekan Depan
Wagub Ajak GKII Perkuat Sinergi Bangun Masyarakat Harmonis hingga Wilayah Perbatasan
Share This Article
Facebook Email Print
1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?