By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Manajemen PT Pertamina Hulu Indonesia Lakukan Monitoring dan Evaluasi Program CSR Perusahaan di Wilayah Pulau Bunyu
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Kaltara

Manajemen PT Pertamina Hulu Indonesia Lakukan Monitoring dan Evaluasi Program CSR Perusahaan di Wilayah Pulau Bunyu

Redaksi
Last updated: 2 Oktober 2025 09:20
Redaksi
Published: 2 Oktober 2025
Share
SHARE

Kalimantan Utara – Manajemen PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) melakukan kunjungan ke lokasi pelaksanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah operasi Perusahaan di Kalimantan Utara pada 14 – 19 September 2025.Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan monitoring dan evaluasi rutin untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan, keberlanjutan, hasil, serta dampak positif program-program CSR Perusahaan bagi masyarakat penerima manfaat.

Kegiatan kunjungan ini dipimpin langsung oleh Sr. Manager Relations PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Handri Ramdhani dan melibatkan jajaran manajemen Fungsi Communication Relations & CID (CRC) dari kantor pusat PHI di Jakarta, Head CRC Zona 8, Zona 9, dan Zona 10 serta para penanggung jawab program CSR Perusahaan dari ketiga zona tersebut.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dalam kunjungan kali ini, manajemen PHI berkesempatan untuk melakukan dialog dengan local hero, penerima manfaat, serta pejabat pemerintah daerah pada beberapa program CSR yang dikunjungi, yakni Program Kampung Hijau Hidroponik dan Program Konservasi Penyu yang berada di Pulau Bunyu. Tim manajemen PHI juga berkunjung ke lokasi Program Aliansi Kerja Bebas Sampah (Akar Basah) yang berlokasi di Kabupaten Nunukan, dan juga Program Kelompok Usaha Bersama Disabilitas Batik (Kubedistik) yang telah menjadi salah satu ikon batik di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.

Handri menjelaskan bahwa kunjungan ini menjadi wadah bagi manajemen Perusahaan untuk memastikan kegiatan CSR telah dilaksanakan sesuai rencana, mengidentifikasi masalah atau tantangan yang dihadapi program, menilai kinerja program dan kegiatan pendampingan serta memperoleh feedbak dan masukan sebagai dasar pengambilan keputusan yang akurat untuk perbaikan di masa depan, sehingga program lebih efektif, efisien, dan berdayaguna. “Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan operasi dan bisnis hulu migas Perusahaan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemandirian masyarakat, serta kelestarian lingkungan, melalui program CSR sejalan dengan upaya pencapaian tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs),” jelasnya.

Menurut Handri, Perusahaan akan terus menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai wujud penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate governance (GCG) dan Environment, Social, Governance (ESG).

Di Bunyu, PHI melalui PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field menjalankan Program Kampung Hijau Hidroponik yang diawali dengan inisiatif untuk mengurangi emisi karbon dari pembakaran pakis merah yang dianggap sebagai gulma dan banyak ditemukan di wilayah ini. Inovasi yang menghasilkan akar pakis ini menjadi media tanam hidroponik, pada program ini menjadi solusi bagi pelestarian lingkungan sekaligus peluang untuk mengembangkan pertanian hidroponik di Bunyu.

Saat berdiskusi dengan Kepala Desa Bunyu Barat dan perwakilan pemerintah kecamatan Bunyu serta tiga kelompok wanita tani dari Desa Bunyu Barat, Bunyu Timur, dan Bunyu Selatan, Manager Communication Relations & CID PHI, Dony Indrawan menyampaikan kegembiraannya atas perkembangan program pertanian hidroponik di ketiga desa tersebut. “Perkembangan pertanian hidroponik di Bunyu, berupa sayuran dan buah-buahan, khususnya melon, memberikan gambaran yang sangat baik mengenai pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program CSR Perusahaan untuk menjamin pengembangan dan keberlanjutan program tersebut,” jelas Dony. Kelompok Wanita Tani binaan program telah berhasil mengembangkan produk turunan dari buah melon berupa dodol dan es krim.

Ketika pemerintah daerah memberikan dukungan penuh seperti yang dilakukan oleh Kepala Desa Bunyu Barat, Dony menilai bahwa program CSR perusahaan dapat menjangkau penerima manfaat yang lebih luas dan lebih banyak. “Dibandingkan tahun 2022 lalu, tahun 2025 ini kita melihat adanya perkembangan yang signifikan dari jumlah kelompok wanita tani serta anggota masyarakat yang memperoleh manfaat. Saat ini program telah dijadikan rujukan bagi pemerintah desa untuk mengembangkan penerima manfaat baru di Pulau Bunyu,” ungkap Dony.

Yuli Hayati, S.Sos mewakili Plt. Camat Bunyu menyampaikan harapan kegiatan sejenis dapat dilanjutkan untuk kedepannya, dengan kolaborasi dan sinergitas untuk bersama-sama membangun pulau Bunyu. “Program ini harus ada keberlanjutannya, peninjauan, dan pengawasan harus terus dilakukan karena tujuan program CID sangat mulia,” ungkapnya.

Suhadi, selaku Kepala Desa Bunyu Barat menambahkan “Program CID yang dilakukan menjadi bukti nyata bahwa program yang dimulai dari mitra binaan bisa berkembang luas ke masyarakat,” ujarnya.

Di kunjungan ini, PHI dan PEP Bunyu Field menyepakati rencana kolaborasi dengan kelompok nelayan, pemerintah desa dan kecamatan Bunyu untuk menginisiasi program konservasi penyu di Pantai Nibung sebagai langkah awal dalam melestarikan penyu dan rencana pengembangan desa wisata di wilayah Pulau Bunyu.

PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) merupakan bagian Subholding Upstream Pertamina yang mengelola operasi dan bisnis hulu migas di Regional 3 Kalimantan yang meliputi Zona 8, Zona 9 dan Zona 10 sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Pada 2024, PHI mencatatkan produksi minyak dan gas bumi sebesar 58,4 ribu barel minyak per hari (MBOPD) dan 621,2 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD). Dalam mencapai visinya menjadi perusahaan migas kelas dunia, PHI bersama anak perusahaan dan afiliasinya bekerja sama dengan SKK Migas menjalankan operasi hulu migas yang selamat, efisien, andal, patuh, dan ramah lingkungan untuk mendukung keberlanjutan produksi migas nasional dan mewujudkan #EnergiKalimantanUntukIndonesia. PHI berkantor pusat di Jakarta. Informasi lebih lanjut tentang PHI tersedia di https://phi.pertamina.com.
*****

Narahubung :
Dony Indrawan
Manager Communication Relations and CID
PT Pertamina Hulu Indonesia
08111904832
dony.indrawan@pertamina.com

Tutup Open Tournament Domino Kaltara Cup 2025, Staf Ahli Robby Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Ajang Silaturahmi
Gubernur Berharap HIPMI Kaltara Jadi Motor Penggerak Pembangunan Daerah
Diputuskan Tak Bersalah, Hasbudi eks Polisi Tajir Bersihkan Nama Baik
Pemprov Upayakan Emisi Karbon melalui Skema REDD+
DPRD Kaltara Fasilitasi Dialog Tarif Angkutan Online, Pemprov Siapkan Kajian Ulang
Share This Article
Facebook Email Print
1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?