Borneonewsjournalist.co.id, MALANG RAYA – Rangkaian besar Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025 resmi digelar pada 6–10 November 2025 di wilayah Malang Raya, Jawa Timur, dengan mengusung tema “Nusantaraya”. Acara ini menjadi ajang pertemuan strategis antara pelaku industri kreatif, pemerintah, komunitas, dan dunia usaha dalam membangun sinergi menuju Indonesia yang berdaya saing melalui ekonomi kreatif dan kolaborasi lintas sektor.
Kegiatan yang diprakarsai oleh Indonesia Creative Cities Network (ICCN) ini menghadirkan berbagai tokoh penting nasional dan daerah, termasuk Raffi Ahmad (Utusan SUS PRESEN BAND), Mugiyanto (Wakil Menteri HAM), Teuku Riefky Harsa (Menteri Ekonomi Kreatif), Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jawa Timur), Erick Thohir (Menteri Pemuda dan Olahraga), serta Giring Ganesha (Wakil Menteri Kebudayaan RI).
Turut hadir pula Ni Luh Puspa (Wakil Menteri Pariwisata), TB Fiki C. Satari (Ketua Umum ICCN), Nurochman (Wali Kota Batu), Wahyu Hidayat (Wali Kota Malang), dan Sanusi (Bupati Malang). Dukungan kuat juga datang dari sektor ekonomi dan UMKM melalui kolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan Komunikasi Digital (Kemenkop Komdigi), BNI Xpora, IndiHome, PLN, GoTo, serta berbagai lembaga dan korporasi nasional lainnya.
Sebagai rangkaian kegiatan tahunan, ICCF 2025 Nusantaraya menghadirkan beragam program unggulan seperti:
– Opening Ceremonial ICCF 2025,
– Peresmian Selecta Living Museum dan Boon Pring Living Museum,
– City Tour Agro Kreatif,
– International Conference on Creative Economy,
– Festival Mbois X dan Produk Lokal Fest #7,
– Festival Nusantaraya Industry & Education Tour di Special Economic Zone Singhasari,
serta Closing Ceremony & Awarding Night.
Ketua Umum ICCN, TB Fiki C. Satari, menyampaikan bahwa ICCF 2025 bukan hanya sekadar festival, melainkan momentum nasional untuk memperkuat jejaring kota kreatif di seluruh Indonesia.
“Melalui ICCF, kita ingin membangun jembatan kolaborasi antara pusat dan daerah, antara pelaku kreatif, pemerintah, akademisi, dan dunia usaha. Dari Jawa Timur, kita gaungkan semangat Nusantaraya: tumbuh bersama, berdaya bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap pengembangan ekonomi kreatif sebagai penggerak ekonomi masa depan.
“Jawa Timur siap menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia melalui kolaborasi lintas sektor dan keberlanjutan inovasi daerah,” katanya.
Acara ini juga didukung oleh berbagai lembaga mitra seperti Embassy of India, MCC, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Dinas Pariwisata Malang (Disparta), BPKW XI, Dinas Pertanian (Distan), serta media partner nasional dan daerah.
Dengan melibatkan pelaku UMKM, seniman, kreator digital, dan pelaku industri kreatif lintas bidang, ICCF 2025 menjadi ruang pertemuan gagasan dan inovasi yang diharapkan melahirkan kolaborasi nyata menuju Indonesia Bahagia, Berdaya, dan Berkelanjutan.(*)




