BERAU, KALTIM – Seorang bocah laki-laki bernama Rahmat (9), yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat diduga terseret arus di Pantai Ulingan, Kampung Teluk Semanting, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (7/4/2026) pagi.
Kapolsek Pulau Derawan, AKP Iwan Purwanto, mengungkapkan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 09.47 Wita di perairan sejauh kurang lebih 1,8 kilometer ke arah selatan dari titik awal dilaporkan hilang. Saat ditemukan, korban dalam kondisi mengapung di laut.
“Korban ditemukan di perairan sekitar 1,8 kilometer dari lokasi kejadian awal,” ujarnya.
Proses pencarian korban telah memasuki hari kedua dengan melibatkan tim gabungan yang dibagi menjadi tiga kelompok. Tim melakukan pencarian melalui penyelaman (search diving), penyisiran di atas permukaan laut, serta penyisiran di sepanjang garis pantai.
Menurut AKP Iwan, upaya pencarian dilakukan secara maksimal guna mempercepat penemuan korban. “Tim dibagi ke beberapa titik agar proses pencarian lebih efektif,” jelasnya.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 14.30 Wita di kawasan Pantai Ulingan RT 01 Kampung Teluk Semanting. Saat itu, korban diketahui tengah berada di lokasi bersama keluarga untuk berlibur sekaligus mencari kerang di sekitar pantai.
Namun nahas, saat beraktivitas di perairan, korban diduga terseret arus hingga akhirnya hilang. Tim gabungan kemudian melakukan pencarian intensif hingga korban ditemukan.
Kapolsek Pulau Derawan juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pesisir, terutama dalam mengawasi anak-anak.
“Kami mengingatkan kepada orang tua agar selalu mengawasi anak-anak saat berada di pantai guna menghindari kejadian serupa,” tegasnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses penanganan lebih lanjut.(****)
Reporter : Hendra Sitorus




