By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: DPK Kaltara: Perpustakaan Kini Jadi Ruang Kreativitas dan Pengembangan SDM
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraPemerintahan

DPK Kaltara: Perpustakaan Kini Jadi Ruang Kreativitas dan Pengembangan SDM

Redaksi
Last updated: 17 Mei 2026 22:58
Redaksi
Published: 17 Mei 2026
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kalimantan Utara menegaskan pentingnya peran perpustakaan dalam membangun budaya literasi masyarakat pada peringatan Hari Perpustakaan Nasional 2026.

Dengan mengangkat tema “Merawat Pustaka, Memartabatkan Bangsa”, DPK Kaltara menilai perpustakaan saat ini harus mampu menjadi ruang yang adaptif terhadap perkembangan zaman, khususnya di era digital yang sarat dengan arus informasi cepat.

Kepala DPK Kaltara, Dr. Ilham Zain, S.Sos., M.PA., menyebut perpustakaan kini memiliki fungsi yang jauh lebih luas dibandingkan sebelumnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Perpustakaan bukan lagi hanya tempat meminjam buku, tetapi telah berkembang menjadi pusat informasi, pusat kreativitas, dan ruang pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi,” katanya, Minggu (17/5).

Ia menjelaskan, derasnya informasi digital menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat. Tidak semua informasi yang beredar dapat langsung dipercaya, sehingga kemampuan literasi menjadi kunci penting untuk membangun masyarakat yang cerdas dan bijak.

Menurut Ilham, budaya membaca harus terus diperkuat agar masyarakat memiliki kemampuan berpikir kritis, adaptif, serta mampu menciptakan inovasi.

DPK Kaltara pun terus mendorong pengembangan komunitas literasi, taman bacaan masyarakat, serta ruang belajar yang inklusif di berbagai daerah.

Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aktif, di mana masyarakat tidak hanya membaca, tetapi juga berdiskusi, bertukar gagasan, hingga menghasilkan karya kreatif.

“Literasi yang kuat akan menjadi fondasi lahirnya generasi unggul yang siap bersaing dan menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Ia berharap Hari Perpustakaan Nasional menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa literasi merupakan bagian penting dalam mendorong kemajuan daerah.

“Semangat membaca dan belajar harus terus tumbuh, karena dari sanalah kualitas sumber daya manusia dan kemajuan bangsa dibangun,” tutupnya.(****)

Pemkab Nunukan Evaluasi PPPK Paruh Waktu, 56 Orang Tidak Diperpanjang Kontrak
Sekda Malinau Ajak Petani Wujudkan Semangat Gotong Royong dan Produktivitas Melalui Program Petani Sehat
Wagub Kaltara Tinjau Persiapan MAFest 2K23
APBD Harus Mencerminkan Daya Ungkit Pembangunan
Porwakot Usai, PWI Tarakan Bersiap Sambut Porwada
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?