By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: DPRD Kaltara Cari Solusi Bersama atas Polemik Tambang Emas di Sekatak Menulis
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
DPRD KALTARAPemerintahan

DPRD Kaltara Cari Solusi Bersama atas Polemik Tambang Emas di Sekatak Menulis

Redaksi
Last updated: 16 Juni 2026 15:27
Redaksi
Published: 16 Juni 2026
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Polemik aktivitas pertambangan emas di Kecamatan Sekatak kembali menjadi perhatian DPRD Provinsi Kalimantan Utara. Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP), DPRD mempertemukan perwakilan Aliansi Masyarakat Penambang Tradisional (AMPT), pemerintah daerah, Kementerian ESDM, serta tokoh masyarakat untuk mencari jalan keluar atas berbagai persoalan yang berkembang di lapangan.

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kalimantan Utara H. Muddain, ST., tersebut menjadi ruang dialog antara masyarakat dan para pemangku kepentingan. Hadir pula Wakil Ketua DPRD H. Muhammad Nasir, SE., MM., bersama sejumlah anggota DPRD lainnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Forum ini digelar sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat Sekatak yang sebelumnya disampaikan melalui aksi di Kantor Gubernur Kalimantan Utara. Dalam penyampaiannya, masyarakat menyoroti keberadaan PT BTM yang dinilai telah memengaruhi aktivitas penambangan tradisional dan kehidupan masyarakat adat di wilayah tersebut.

DPRD menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat sekaligus memastikan setiap persoalan diselesaikan melalui dialog dan musyawarah. Menurut Muddain, semua pihak perlu mengedepankan pendekatan yang konstruktif demi menghasilkan solusi yang adil.

“Yang ingin kita cari adalah solusi yang saling menguntungkan atau win-win solution. Persoalan ini harus disikapi dengan pikiran yang maju dan melihat nilai-nilai positif yang dapat dirumuskan bersama,” katanya.

AMPT dalam kesempatan itu meminta pemerintah memberikan ruang yang lebih besar bagi masyarakat lokal untuk terlibat dalam pengelolaan sumber daya alam. Mereka juga meminta adanya evaluasi terhadap izin perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut.

Melalui RDP tersebut, DPRD Kalimantan Utara berharap tercipta komunikasi yang lebih baik antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan sehingga persoalan pertambangan di Sekatak dapat diselesaikan secara bijaksana dan berkelanjutan. (****)

Kehadiran Gubernur Menjadi Suplemen bagi Para Atlet Pornas Korpri Kaltara
Wagub Berikan Atensi Khusus terkait Penanganan Jalan Sumalindo
Regenerasi Pengurus, Pemprov Harapkan Perkembangan Fatayat NU Kaltara
Gubernur Dukung Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Siap Kecipratan Dampak Ekonomi
Pelantikan Keluarga Besar Makassar di Kaltara, Gubernur Suarakan Persatuan
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?