By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Tarakan Rawan Menjadi Tujuan Peredaran Narkotika Jenis Sabu
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Hukum & Kriminal

Tarakan Rawan Menjadi Tujuan Peredaran Narkotika Jenis Sabu

Redaksi
Last updated: 23 November 2021 00:47
Redaksi
Published: 23 November 2021
Share
SHARE

TARAKAN — Kejahatan Narkotika merupakan salah satu bentuk kejahatan extraordinary yang menjadi perhatian seluruh negara di dunia, tak terkecuali di Indonesia.

Tak bisa dipungkiri, berada di garis perbatasan, Kaltara memiliki kerentanan yang tinggi terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Mengenai hal tersebut, Agus Sutanto, SE,MSi selaku Kepala Badan Narkotika Nasional Tarakan menerangkan bahwa sabu mendominasi peredaran narkotika di Kota Tarakan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Narkotika yang banyak digunakan di Kota Tarakan itu jenis sabu-sabu, untuk narkotika jenis yang lain seperti ganja, ekstasi tidak banyak seperti narkoba jenis sabu,” terang Agus, Senin (22/11/)

Selain itu, kata Dia Tarakan yang berada dekat dengan Tawau, yang merupakan wilayah penyuplai sabu. Dikatakan pula Agus, sabu banyak menyasar pada usia belia seperti pelajar atau mahasiswa.

Meskipun di tingkat nasional lebih banyak didominasi ruang lingkup pekerja, baru kemudian pendidikan. Menurutnya, ada berbagai alasan kenapa usia pelajar lebih mudah terpengaruh oleh narkoba jenis sabu-sabu karena sifat yang masih labil (ke kanak-kanakkan).

“Pengaruh individu yang masih labil, tidak dekat agama, dan ingin mencari jati diri. Hal ini, diperparah dengan pergaulan yang buruk,” tuturnya

Lebih lanjut,”Hal itu terjadi juga karena Kota Tarakan merupakan wilayah kepulauan sehingga jalur peredaran narkoba terbuka,” terang dia

Kendati begitu, Pihaknya terus bekerja sama dengan pihak terkait untuk memberantas peredaran narkotika di Kaltara, termasuk kota Tarakan.

“Narkotika itu sangat berbahaya, hiduplah dengan aktivitas yang bermanfaat. Narkoba membunuh masa depanmu jauhi dan hindarilah,” pungkasnya.

Penyeludupan Shabu Seberat 47 Kilogram di Perbatasan
Nekat Curi Besi Pertamina, Seorang Pria Ditangkap Polisi
Akibat Pengaruh Alkohol, Seorang Pria Tikam Temannya Sendiri
Niat Seludupkan 6 Kilogram Narkoba, Polisi Amankan 2 IRT dan Remaja Putus Sekolah
Polisi Akui, Sosok Mucikari Kasus prostitusi Anak Dibawa Umur Cukup Populer
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?