By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Adyansa Resmi Jadi Ketua HIPMI Kota Tarakan, Periode 2025-2028
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Adyansa Resmi Jadi Ketua HIPMI Kota Tarakan, Periode 2025-2028

Redaksi
Last updated: 20 Juli 2025 17:40
Redaksi
Published: 20 Juli 2025
Share
SHARE

TARAKAN – Adyansa secara resmi terpilih sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Tarakan untuk periode mendatang. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke-6 HIPMI Kota Tarakan yang digelar di Hotel Galaxy, Minggu (20/7/2025).

Adyansa menjadi calon tunggal setelah dua kali pembukaan pendaftaran tidak menghasilkan kandidat lain. Dalam sambutannya usai terpilih, ia menyampaikan rasa syukur dan mengakui besarnya tantangan yang akan dihadapi dalam memimpin organisasi pengusaha muda ini.

“Alhamdulillah, hari ini Musyawarah Cabang ke-6 HIPMI Tarakan terlaksana. Ini menjadi tantangan bagi saya ke depan, mengingat komunitas pengusaha ini bukanlah hal yang kecil atau mudah untuk dikembangkan,” ujarnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Adyansa menyampaikan visinya untuk mendorong para pengusaha muda di Tarakan agar dapat berkembang dan bersaing di tingkat nasional. Ia juga bertekad memanfaatkan jabatannya di DPRD untuk membuka akses dan memperluas jejaring demi kemajuan UMKM lokal.

“Insyaallah, saya akan terus berkoordinasi agar pengusaha di Tarakan bisa menjadi pengusaha nasional. Dengan posisi saya di DPRD, saya akan manfaatkan relasi yang ada agar UMKM kecil bisa naik tingkat, dan yang sedang bisa go nasional,” jelasnya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan BPD HIPMI Kalimantan Utara. Menurutnya, sinergi ini penting agar para pengusaha di Tarakan tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu tumbuh dan bersaing di tingkat lebih tinggi.

Salah satu program utama Adyansa ke depan adalah menyisir dan mengajak para pengusaha di Tarakan untuk bergabung dengan HIPMI. Hal ini dilakukan agar potensi mereka dapat digali dan diberdayakan melalui program-program konkret.

“Target saya adalah menaikkelaskan pengusaha kecil yang ada di Tarakan. Dari kelas C ke kelas B, dan seterusnya. Apa yang mereka buat bisa kita promosikan ke luar daerah,” tegasnya.

Adyansa menyebutkan bahwa jumlah UMKM yang terdaftar di dinas terkait di Tarakan mencapai puluhan ribu, bahkan diperkirakan bisa mencapai ratusan ribu secara keseluruhan.

Sementara itu, Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, turut hadir dan menyampaikan harapan besar kepada pengurus HIPMI yang baru. Ia menilai komposisi kepengurusan kali ini cukup solid, dengan banyaknya pengusaha berpengalaman yang juga aktif di legislatif.

“Harapannya, di bawah kepemimpinan pengurus yang baru, HIPMI bisa lebih baik lagi ke depan. Saya lihat pengurusnya cukup kuat, dan ada yang berlatar belakang pengusaha yang kini juga duduk di legislatif,” kata dr. Khairul.

Ia menekankan pentingnya perubahan pola pikir masyarakat Tarakan dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan, mengingat ketergantungan pada sumber daya alam seperti minyak dan gas semakin menurun.

“Kita sedang merubah mindset kita, tidak lagi bertumpu pada sumber daya alam. Hampir 87% ekonomi Tarakan ditopang oleh dunia investasi dan UMKM, dan hampir 93% pekerja kita berada di sektor informal,” jelasnya.

Untuk itu, dr. Khairul mendorong agar budaya kewirausahaan terus digalakkan. Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mulai berpikir lebih mandiri dan tidak selalu mengandalkan pekerjaan sebagai pegawai negeri.

“Jangan lagi berpikir semua anak harus jadi pegawai negeri. Saya dorong anak-anak muda untuk praktik usaha langsung, karena itu lebih independen,” tegasnya.

Wali Kota optimistis, dengan kekuatan para pengusaha dan UMKM, Tarakan dapat menjadi kota maju yang bertumpu pada inovasi, kreativitas, serta kerja keras sumber daya manusianya.

Ilegal, SB Ryan Ternyata Belum Milki Izin Trayek
Semakin Marak, Sindikat Pengedaran Kosmetik Ilegal Disebut Dari Malaysia
Tim Tari RT 15 Karang Rejo Meriahkan Gebyar Budaya Nusantara di Tarakan
Perwakilan PD LIDMI Tarakan Wakili Kaltara Kegiatan International Islamic Asean
Lepas Satgas Pamtas RI – MLY, Danrem 092 Apresiasi Yonarhanud 16/SBC/Kostrad
Share This Article
Facebook Email Print
74 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?