By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Batik Kamsay dan Aksesori Dayak Belusu Bawa Identitas Malinau ke Fashion Show Kriyanusa 2026
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
FESTIVAL BUDAYAKearifan LokalMalinau

Batik Kamsay dan Aksesori Dayak Belusu Bawa Identitas Malinau ke Fashion Show Kriyanusa 2026

Redaksi
Last updated: 1 Oktober 2026 13:25
Redaksi
Published: 1 Oktober 2026
Share
SHARE

JAKARTA – Identitas budaya Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, ditampilkan melalui fashion show Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Indonesia dalam rangkaian Kriyanusa 2026.

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Dekranasda Kabupaten Malinau tampil mengenakan busana berbahan Batik Kamsay smart casual karya Gwenly Malinau. Busana tersebut dipadukan dengan aksesori khas Dayak Belusu serta sentuhan tata rias dan penataan rambut oleh MUA dan hairdo Ade Melati.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Perpaduan busana dan aksesori tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan produk lokal sekaligus unsur budaya Malinau di panggung nasional.

Batik Kamsay yang digunakan dalam penampilan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari busana, tetapi juga membawa unsur identitas daerah melalui motif dan karakter kain yang digunakan. Sementara aksesori khas Dayak Belusu memperkuat unsur budaya lokal dalam keseluruhan penampilan.

Keikutsertaan Malinau dalam fashion show Kriyanusa 2026 menjadi ruang bagi produk dan budaya lokal untuk diperkenalkan kepada masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

Melalui karya perajin dan pelaku industri kreatif daerah, budaya Malinau ditampilkan dalam bentuk yang lebih luas, mulai dari kain, motif, aksesori hingga busana.

Kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa pengembangan produk lokal dapat berjalan beriringan dengan pelestarian budaya. Produk berbasis budaya tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga berkaitan dengan sejarah, tradisi dan identitas masyarakat yang melahirkannya.

Dengan tampil dalam ajang Kriyanusa 2026, Malinau membawa pesan tentang pentingnya merawat dan mengembangkan kekayaan budaya lokal sekaligus membuka ruang agar produk daerah semakin dikenal di tingkat nasional.(****)

 

Optimis Terhadap Kebangkitan Ekonomi, Istana Intruksikan Daerah Segera Belanjakan APBD
Sekda Malinau Tekankan Profesionalisme Aparatur dalam Musrenbang Malinau Barat 2025
PASAR PELANGI MALINAU TERBAKAR, BELASAN WARUNG DAN RUMAH HANGUS TERBAKAR
Tak ada gugatan, KPU tetapkan Zainal dan Yansen sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Utara.
Lembaga Budaya Melayu Kalimantan Tampilkan 5 Kendaraan Hias di Festival Iraw Tengkayu XV, Angkat Tradisi Perkawinan Adat Tidung
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?