JAKARTA – Delegasi DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan pertemuan dengan anggota DPR RI Dapil Kaltara, Rahmawati, di Gedung Nusantara, Kompleks DPR RI, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Pertemuan tersebut menjadi wadah penyampaian berbagai aspirasi masyarakat perbatasan kepada pemerintah pusat.
Rombongan DPRD Kaltara dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kaltara, Muddain, bersama anggota dewan lainnya, yakni Muhammad Nasir, Ladullah, Moh. Nafis, dan Komarudin.
Dalam pertemuan tersebut, DPRD Kaltara mengusulkan tiga program prioritas, yakni pengembangan kemitraan Pertashop melalui BUMD, bantuan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM, serta penambahan kuota Program Indonesia Pintar (PIP) bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.
Di sektor pendidikan, Komarudin mengusulkan penambahan kuota Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Menurutnya, tantangan geografis dan kondisi ekonomi di sejumlah wilayah perbatasan masih menjadi faktor penyebab tingginya risiko putus sekolah.
“Pendidikan adalah investasi masa depan. Kami berharap semakin banyak anak-anak Kalimantan Utara yang dapat merasakan manfaat Program Indonesia Pintar sehingga tidak ada lagi yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi,” ungkap Komarudin.
“Kolaborasi antara DPR RI dan DPRD harus terus diperkuat agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan secara maksimal. Aspirasi yang disampaikan hari ini sangat konstruktif dan akan menjadi bagian dari upaya bersama membangun Kalimantan Utara yang lebih maju,” tegas Rahmawati. (****)




