By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: DPRD Kaltara Bawa Aspirasi Perbatasan ke DPR RI, Dorong Pertashop, Sertifikasi Halal UMKM dan Penambahan Kuota PIP
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
DPRD KALTARA

DPRD Kaltara Bawa Aspirasi Perbatasan ke DPR RI, Dorong Pertashop, Sertifikasi Halal UMKM dan Penambahan Kuota PIP

Redaksi
Last updated: 13 Juni 2026 18:35
Redaksi
Published: 13 Juni 2026
Share
SHARE

JAKARTA – Delegasi DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan pertemuan dengan anggota DPR RI Dapil Kaltara, Rahmawati, di Gedung Nusantara, Kompleks DPR RI, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi wadah penyampaian berbagai aspirasi masyarakat perbatasan kepada pemerintah pusat.
Rombongan DPRD Kaltara dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kaltara, Muddain, bersama anggota dewan lainnya, yakni Muhammad Nasir, Ladullah, Moh. Nafis, dan Komarudin.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD Kaltara mengusulkan tiga program prioritas, yakni pengembangan kemitraan Pertashop melalui BUMD, bantuan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM, serta penambahan kuota Program Indonesia Pintar (PIP) bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Di sektor pendidikan, Komarudin mengusulkan penambahan kuota Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Menurutnya, tantangan geografis dan kondisi ekonomi di sejumlah wilayah perbatasan masih menjadi faktor penyebab tingginya risiko putus sekolah.

“Pendidikan adalah investasi masa depan. Kami berharap semakin banyak anak-anak Kalimantan Utara yang dapat merasakan manfaat Program Indonesia Pintar sehingga tidak ada lagi yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi,” ungkap Komarudin.

“Kolaborasi antara DPR RI dan DPRD harus terus diperkuat agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan secara maksimal. Aspirasi yang disampaikan hari ini sangat konstruktif dan akan menjadi bagian dari upaya bersama membangun Kalimantan Utara yang lebih maju,” tegas Rahmawati. (****)

Dino Andrian Main Fun Mini Soccer Bersama Pemuda Tarakan, Pererat Silaturahmi Lewat Olahraga
DPRD Kaltara Matangkan Ranperda Perizinan Pengusahaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Kayan
DPRD Kaltara Ucapkan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah
Arming Sosialisasikan Perda Keterbukaan Informasi Publik dan Penyelenggaraan Pendidikan di Nunukan
DPRD Kaltara Sampaikan Rekomendasi Strategis atas LKPj Gubernur 2025
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?