By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: ICCF 2025 di Malang Raya, ICCN Tegaskan Peran Kota Kreatif sebagai Kekuatan Bangsa
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KomunitasLiputan KhususLiterasiOrganisasiPendidikanRagam

ICCF 2025 di Malang Raya, ICCN Tegaskan Peran Kota Kreatif sebagai Kekuatan Bangsa

Redaksi
Last updated: 30 September 2025 17:55
Redaksi
Published: 30 September 2025
Share
SHARE

MALANG – Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN), TB Fiki C. Satari, menegaskan komitmen ICCN sejak berdiri pada 2015 melalui Deklarasi 10 Prinsip Kota Kreatif. Selama hampir satu dekade, ICCN telah menjadi ruang belajar, jejaring kolaborasi, dan sumber inspirasi untuk mendorong perubahan positif di berbagai daerah.

TB Fiki C. Satari
Ketua Umum ICCN

Komitmen tersebut kembali diwujudkan dalam Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025 yang berlangsung di Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu). Tahun ini, ICCF mengangkat tema “Nusantaraya: Senyawa Malang Raya”, yang menekankan pentingnya keberagaman lokal, akar budaya, serta inovasi untuk bersinergi sebagai kekuatan nasional maupun global.

“Sejak awal, ICCN berdiri untuk berjejaring, berkarya, dan berkolaborasi lintas daerah. Festival ini menjadi momentum merayakan persaudaraan kota kreatif, sekaligus menegaskan peran Indonesia sebagai bangsa kreatif yang mendunia,” ujar Fiki dalam sambutannya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

ICCF 2025 juga menekankan penguatan kolaborasi Hexa Helix – melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas, media, dan lembaga keuangan – sebagai solusi nyata membangun ekosistem kreatif yang berkelanjutan. Nilai-nilai Catha Ekadasa turut menjadi pijakan, menegaskan pentingnya harmoni dan inovasi dalam setiap langkah pembangunan kota kreatif.

Festival tahunan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang berbagi gagasan, tetapi juga mendorong terwujudnya jejaring kreatif yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya Indonesia.(*)

Sah! Musywil IPM Ke IV Kaltara Hasilkan Pimpinan Baru
Job Pertamina-Medco E&P Simenggaris Maksimalkan Pengaliran Gas Pada Kilang Mini LNG Pertama di Indonesia
Ekonomi Digital Jadi Kunci Daerah Unggul, HIPMI Buka Peluang Kolaborasi dengan Alumni PPKIA
Hadiri Syukuran Panen di Desa Long Pari, Zainal dan Yansen Diarak Menggunakan Tandu
Perayaan Pesta Panen di Desa Sapari KTT
Share This Article
Facebook Email Print
1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?