By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Irjen Kemendagri Minta Pemprov Siapkan Langkah untuk Pengendalian Inflasi
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
AdvetorialKaltaraPemerintahan

Irjen Kemendagri Minta Pemprov Siapkan Langkah untuk Pengendalian Inflasi

Redaksi
Last updated: 23 Agustus 2022 21:09
Redaksi
Published: 23 Agustus 2022
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Inspektur III Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Elfin Elyas mengungkapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara agar menyiapkan langkah kongkrit terkait penyerapan anggaran Daerah untuk pengendalian inflasi.

Hal ini disampaikannya kepada sekretaris daerah beserta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Ruang Rapat Kantor Gubernur Kaltara, Senin (22/8).

Pertama, pengendalian inflasi Provinsi Kaltara saat ini pada angka 5,72 persen dimana berada diatas rata-rata inflasi nasional sebesar 4.49 persen. Ia mengungkapkan pemprov perlu mengoptimalisasi penyerapan anggaran untuk operasi pasar dan menjaga daya beli masyarakat.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Selain itu, Pemprov Kaltara juga diminta membentuk tim Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Dan mengalokasikan minimal 40% belanja barang/jasa daerah untuk produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan mengelola dalam e-katalog lokal.

“Semua hal itu tentunya menjadi ruang lingkup fokus dan sasaran pengawasan Kemendagri di Kaltara Tahun 2022,” katanya.

Itjen Kemendagri juga meminta agar Pemprov Kaltara dapat merealisasikan pendapatan dan belanja daerah diatas 65 persen. Hal ini penting untuk memberikan stimulan bagi pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi daerah.

“Kita harapkan pada bulan September realisasi sudah mencapai 65 persen. Karena itu kita menghimbau aga Pemprov Kaltara dapat memacu serapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD),”jelasnya.

Pemerintah Provinsi Kaltara juga dihimbau agar melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap realisasi APBD dan pengendalian inflasi kabupaten/kota.

Nyatakan Sikap, DPW Gelora Kaltara Tegas Nyatakan Dukungan Kepada Kharisma
Kejuaraan Gulat Piala Gubernur 2025 Resmi Ditutup, Bulungan Raih Juara Umum
Ayo Cek, Ini Besaran UMP-UMK di Kaltara Tahun Depan
Gaungkan Pentingnya Merawat Lingkungan
Jelang Nataru, Minyak Goreng dan Cabai Alami Kenaikan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?