By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Jufri Budiman Dorong Pengembangan Sentra Ayam Petelur di Kaltara
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
DPRD KALTARAKaltaraTarakan

Jufri Budiman Dorong Pengembangan Sentra Ayam Petelur di Kaltara

Redaksi
Last updated: 27 Agustus 2026 13:43
Redaksi
Published: 27 Agustus 2026
Share
SHARE

TARAKAN – Pengembangan sektor peternakan ayam petelur dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung kemandirian pangan di Kalimantan Utara (Kaltara). Salah satu gagasan yang didorong adalah pengembangan sentra produksi telur berbasis desa dan kelurahan.

Gagasan tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kaltara, Jufri Budiman, S.Pd., M.M., dalam program dialog SAPA KALTARA di Studio RRI Pro 1 Tarakan, Kamis (27/8/2026). Dialog tersebut mengangkat tema “Menuju Mandiri Pangan: Potensi dan Tantangan Ayam Petelur di Kaltara.”

Dalam dialog yang berlangsung mulai pukul 09.00 WITA itu, Jufri mengusulkan konsep “Satu Desa/Kelurahan, Satu Sentra Telur” untuk wilayah yang dinilai memenuhi persyaratan pengembangan peternakan ayam petelur.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurutnya, konsep tersebut dapat dikembangkan melalui kolaborasi pemerintah provinsi, pemerintah daerah, koperasi, BUMDes, hingga keterlibatan investor swasta.

Sebagai gambaran, Jufri menyebut apabila terdapat 10 desa yang masing-masing mengembangkan peternakan dengan kapasitas 10 ribu ayam petelur, maka total populasi dapat mencapai 100 ribu ekor.

Dengan asumsi tingkat produktivitas sekitar 85 persen, produksi secara kasar dapat mencapai 85 ribu butir telur per hari.

“Satu desa atau kelurahan bisa menjadi sentra telur. Kalau 10 desa masing-masing 10 ribu ayam, maka ada 100 ribu ayam. Dengan produktivitas 85 persen, secara kasar bisa menghasilkan 85 ribu butir telur per hari,” ujar Jufri.

Selain meningkatkan produksi telur, Jufri menilai pengembangan peternakan juga perlu dibarengi dengan penguatan sektor pakan ternak. Salah satunya melalui pengembangan tanaman jagung sebagai bahan baku pakan.

Kaltara, lanjutnya, juga memiliki potensi perikanan tangkap maupun budidaya yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pembuatan tepung ikan untuk pakan ternak.

Menurut Jufri, ketersediaan bahan baku tersebut menjadi peluang untuk membangun ekosistem peternakan yang lebih terintegrasi sekaligus menekan biaya produksi, khususnya harga pakan.

“Dari sisi bahan pembuatan pakan, Kaltara sebenarnya cukup tersedia. Ada jagung dan hasil perikanan yang bisa menjadi bahan tepung ikan. Ini bisa dikembangkan agar kita dapat menekan harga pakan,” katanya.

Dialog SAPA KALTARA turut menghadirkan Hary Suyanto, S.P., M.P., Koordinator PPL Kementerian Pertanian di Tarakan, serta Surianto Semuel Taro, S.Pi., M.Si., Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kaltara.

Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan potensi peternakan lokal, sekaligus memperkuat ketersediaan pangan dan mengurangi ketergantungan Kaltara terhadap pasokan telur dari luar daerah. (****)

Cegah Hoaks, Kemenag Kaltara Ajak Ormas Islam Perkuat Persatuan Bangsa
Pintu Gedung Ramayana Disegel, Begini Kronologinya
Pukul Karyawan Hotel, Pria Berlagak Abang Jago Ini Diciduk Polisi
Here Are 6 Brands and Designers to Look Out for Next Year
Tim TPIP Berkunjung ke Kaltara, Fokus pada Kinerja TPID dan Penanganan Inflasi
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?