By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Lakukan Pemantauan Takjil di Pasaran, Begini Temuan BPOM
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Lakukan Pemantauan Takjil di Pasaran, Begini Temuan BPOM

Redaksi
Last updated: 11 April 2022 23:45
Redaksi
Published: 11 April 2022
Share
SHARE

TARAKAN – Belum lama ini Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan melaksanakan intensifikasi pangan takjil guna menjamin dan melindungi kesehatan masyarakat dari peredaran produk pangan olahan yang tidak memenuhi ketentuan selama bulan puasa.

Saat diwawancara, Kepala Balai POM Tarakan, Herianto Baan Pengawasan takjil ini dilaksanakan sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat dalam mengonsumsi pangan berbuka puasa/takjil sepanjang Ramadan.  Harapannya, masyarakat tidak ragu untuk mengkonsumsi atau berbuka dengan pangan takjil.

“Kita mengambil sample secara acak jajanan atau takjil yang dijual di lokasi. Selanjutnya kita lakukan uji sample untuk menguji empat kandungan bahan berbahaya,” terangnya, Senin (11/04/2022).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Lebih lanjut,“Bahan berbahaya yang diuji langsung di dalam mobil keliling yakni makanan yang mengandung Formalin, boraks, metanil yellow dan rhodamin B,” tambahnya.

Dikatakan Herianto, dari hasil uji sample takjil di Pasar Ramadan Kelurahan Pamusian ini, pihaknya tidak menemukan makanan takjil yang mengandung kandungan berbahaya. 

“Hasil uji sempel yang terdiri dari 22 sempel yang diambil tidak mengandung kandungan berbahaya. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari intensifikasi pengawasan pangan olahan menjelang idul Fitri 1443 H. Selanjutnya kita akan melaksanakan uji sempel dititik lainnya untuk memastikan produk yang dijajakan pelaku usaha aman dikonsumsi,” tutupnya.

RAMADHAN, MENYEIMBANGKAN IMAN DAN ILMU Oleh: Muhammad, S.Kom., M.Kom. Dosen STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tarakan
Sambut HUT RI, Gubernur Kukuhkan 40 Peserta Paskibraka Kaltara
Merasa Dirugikan, Masyarakat Pantai Amal Unras Desak Pemerintah Hentikan Pembangunan Pagar Wisata Pantai Amal
Bersama Istri dan Staf, Gubernur Bedah Rumah Nenek Zaharah hingga Malam
Laksanakan PTM 100 Persen, Jam Belajar Berangsur Normal
Share This Article
Facebook Email Print
10 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?