By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: LPD Kaltara Didorong Fokus Tangani Pernikahan Dini dan Pemberdayaan Perempuan Perbatasan
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraPemerintahanRagam

LPD Kaltara Didorong Fokus Tangani Pernikahan Dini dan Pemberdayaan Perempuan Perbatasan

Redaksi
Last updated: 26 Mei 2026 21:33
Redaksi
Published: 26 Mei 2026
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mendorong Lembaga Perempuan Dayak (LPD) Provinsi Kaltara untuk mengambil peran aktif dalam menjawab berbagai persoalan sosial yang masih dihadapi masyarakat, khususnya terkait pemberdayaan perempuan di wilayah perbatasan dan penanganan pernikahan usia dini.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur Kaltara melalui Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kaltara, Pollymaart Sijabat, saat pelantikan Pengurus LPD Provinsi Kaltara periode 2026–2031 di Tanjung Selor, Senin malam (25/5).

Menurut Pollymaart, perempuan memiliki kekuatan besar dalam membangun keluarga sekaligus masyarakat. Karena itu, organisasi perempuan diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial yang positif.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ia menekankan terdapat dua isu penting yang perlu menjadi perhatian kepengurusan baru LPD di bawah kepemimpinan Korni Serliany Ingkong Ala.

Pertama, tantangan pembangunan sosial dan ekonomi di kawasan perbatasan yang masih membutuhkan intervensi program pemberdayaan perempuan agar kesejahteraan keluarga semakin meningkat.

Kedua, fenomena pernikahan usia dini yang masih terjadi dan dinilai berpotensi memengaruhi kualitas pendidikan, kesehatan, serta masa depan generasi muda di Kalimantan Utara.

“Perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan. Karena itu, organisasi seperti LPD diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan perubahan nyata di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, ia menegaskan komitmen Pemprov Kaltara untuk mendukung berbagai organisasi masyarakat yang bergerak dalam pemberdayaan sosial dan pembangunan daerah.

Pelantikan pengurus baru LPD ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya perempuan Dayak di Kalimantan Utara.

Di akhir sambutannya, Pollymaart mengingatkan pentingnya menjaga nama baik organisasi melalui integritas, semangat gotong royong, dan kerja sama lintas sektor demi mendukung pembangunan Bumi Benuanta.(****)

Siapkan Insentif Kepada Warga Yang Turut Menjaga Kelestarian Lingkungan
Ketua MPW PKS Kaltara Ingatkan Kader Pentingnya Soliditas dan Kebersamaan Menuju Kontestasi 2029
Lolly Suhenty Anggota Bawaslu RI, Harap Warga Perbatasan Indonesia Wajib Sukseskan Pilkada 2024
Capaian Vaksinasi Mencapai 90 Persen, Gubernur Ingatkan Prokes uji
Dua Gedung Laboratorium UBT Diresmikan Mendikbudristek
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?