PNM Resmikan Ruang Pintar Cinta Anak Bangsa di Tarakan Untuk Perkuat Akses Pendidikan Informal Anak

Redaksi

TARAKAN, 9 Juli 2026 – Data Susenas BPS 2025 mencatat masih terdapat 2,9 juta anak usia 7–18 tahun di Indonesia yang tidak mengenyam pendidikan, dengan faktor ekonomi sebagai penyebab utama, di mana 76% keluarga mengaku tidak mampu membiayai pendidikan anak mereka.

Menjawab tantangan ini, PT Permodalan Nasional Madani Persero (PNM) Cabang Tarakan melalui program PNM Peduli meresmikan Ruang Pintar Cinta Anak Bangsa di Posyandu Seruni RT 20, Kelurahan Juwata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan. Peresmian yang dihadiri Camat Tarakan Utara Sisca Maya Crenata, tokoh masyarakat, para orang tua, serta puluhan anak peserta kelompok belajar ini menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan PNM melampaui sekadar pembiayaan usaha, ia menyentuh masa depan generasi berikutnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Pintar Cinta Anak Bangsa hadir sebagai bagian dari tiga modal utama yang selama ini menjadi fondasi pemberdayaan PNM: modal finansial, modal sosial, dan modal intelektual.

Sejak dibuka, kelompok belajar ini telah menunjukkan antusiasme luar biasa dari masyarakat, peserta bertumbuh dari 30 anak menjadi 45 anak, lonjakan 50% yang mencerminkan tingginya kebutuhan akan ruang belajar berkualitas di wilayah tersebut. Pada peresmian ini, PNM juga menyerahkan bantuan sarana pendidikan dan paket gizi bagi para peserta sebagai dukungan nyata terhadap tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

Pemimpin Cabang PNM Tarakan, M. Akbar Almuarafah, mengungkapkan bahwa kehadiran Ruang Pintar bukan sekadar program seremonial. “Ruang Pintar Cinta Anak Bangsa merupakan bagian dari modal sosial PNM. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan semangat belajar anak-anak. Semoga program ini terus tumbuh, peduli, dan menginspirasi,” ujarnya.

Rasa syukur juga diungkapkan Kusmiyati, Pendamping Ruang Pintar Posyandu Seruni, yang menyaksikan langsung bagaimana program ini mengubah kebiasaan anak-anak. “Kami berharap anak-anak semakin semangat belajar dan memiliki motivasi yang lebih tinggi dalam meraih cita-cita. Awalnya peserta sekitar 30 anak, dan kini bertambah menjadi sekitar 45 anak. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap program Ruang Pintar,” ungkapnya.

Camat Tarakan Utara, Sisca Maya Crenata, mengapresiasi langkah PNM yang menjadikan Juwata Permai sebagai lokasi pertama dan satu-satunya Ruang Pintar di Kota Tarakan. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian PNM terhadap dunia pendidikan. Semoga program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau kelurahan lain seperti Juata Laut dan Juata Kerikil, sehingga semakin banyak anak memperoleh kesempatan belajar yang sama,” ujarnya.

Melalui program ini, PNM menegaskan komitmennya bahwa kesejahteraan masyarakat yang sejati bukan hanya diukur dari naiknya pendapatan pengusaha ultra mikro, tetapi juga dari tumbuhnya harapan anak-anak mereka untuk masa depan yang lebih cerah. (****)

Share This Article