By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Ribuan Bibit Bakau Ditanam di Desa Ardi Mulyo
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraPemerintahan

Ribuan Bibit Bakau Ditanam di Desa Ardi Mulyo

Redaksi
Last updated: 24 Oktober 2021 18:02
Redaksi
Published: 24 Oktober 2021
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Untuk memulihkan ekosistem di wilayah pesisir, ribuan bibit pohon bakau (mangrove) ditanam Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) di Desa Ardi Mulyo, Kabupaten Bulungan, Sabtu (23/10/2021).

Penanaman ribuan bibit pohon bakau ini dilakukan secara simbolis Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal A. Paliwang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Dinas Kehutanan seluruh daerah di Kaltara.

Gubernur menjelaskan, penanaman bibit bakau ini untuk menggantikan pohon-pohon bibit di wilayah pesisir yang telah rusak atau mati termakan usia. Di mana, dalam aksi pelestarian hutan mangrove ini terdapat sekitar 8.000 bibit bakau ditanam.
“Kegiatan ini bentuk upaya Pemprov Kaltara melestarikan hutan mangrove di Kaltara, apalagi hutan mangrove di Kaltara saat ini menjadi percontohan dunia yang dicanangkan Presiden Joko Widodo,” jelas Gubernur.
Selain upaya melestarikan hutan mangrove, Gubernur mengatakan, penanaman bibit bakau ini untuk mengembalikan ekosistem yang hidup diseputaran hutan mangrove, mulai terancam keberadaanya akibat rusaknya pohon bakau.
“Jika hutan mangrove rusak pasti ekosistem disekitarnya juga mati, jadi penanaman pohon bakau ini sangat perlu untuk memperbaiki ekosistem yang ada,” kata Gubernur.
Saat ini luas hutan mangrove mencapai 181 ribu hektar tersebar di seluruh daerah di Kaltara. Melalui upaya pelestarian ini, kedepannya luas hutan mangrove terus bertambah.
“Target kita bisa mencapai 200 hektar lebih, sehingga keberadaan hutan mangrove di Kaltara ini berdampak baik dan menambah nilai ekonomis bagi masyarakat sekitarnya,” ungkapnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dalam kesempatan ini, Gubernur turut mengajak masyarakat Kaltara untuk bersama-sama menjaga kelestariran hutan mangrove di Kaltara. Jika perlu, jika ada masyarakat yang mengetahui adanya pohon bakau yang rusak segera dilaporkan kepada terkait.
“Mari kita sama-sama jaga hutan mangrove, jika ada yang rusak segera laporkan agar dapat segera diperbaiki,” harapnya.

Datangkan Investor Australia, PLTA Sungai Kayan Siap Dibangun
Cegah Protes Masyarakat, Personil Polisi Diturunkan Jaga SPBU
Geliat Ekonomi Masyarakat Meningkat
Dikabarkan Sakit Sejak Tahun Lalu, Kepala Ombudsman Tutup Usia
Rayakan HPN, Dewan Kehormatan PWI Tarakan : HPN adalah momen untuk meningkatkan integritas
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?