By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Tujuh Ormas di Berau Kompak Awasi Proyek, Temukan Aktivitas Galian C Tanpa Izin
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
BERAUKALTIM

Tujuh Ormas di Berau Kompak Awasi Proyek, Temukan Aktivitas Galian C Tanpa Izin

Redaksi
Last updated: 7 April 2026 00:01
Redaksi
Published: 7 April 2026
Share
SHARE

BERAU, KALTIM – Aliansi tujuh organisasi masyarakat (ormas) di Kabupaten Berau menggelar aksi pada Senin (6/4/2026) dengan mendatangi sejumlah dinas dan instansi terkait. Aksi ini bertujuan mempertegas dukungan terhadap penggunaan material berizin dalam proyek pembangunan serta mendorong penindakan terhadap aktivitas galian C ilegal.

Dalam agenda tersebut, aliansi ormas menyampaikan surat resmi kepada Unit Layanan Pengadaan (ULP)/LPSE Kabupaten Berau. Surat itu juga ditembuskan kepada Bupati Berau, Kapolres, DPRD, Kejaksaan Negeri, hingga Pengadilan Negeri Berau.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Isi surat menekankan agar seluruh proyek pembangunan daerah wajib menggunakan material yang memiliki legalitas jelas dan izin resmi, guna menjamin kualitas hasil pembangunan.

Ketua Umum LBB, Iwan, mengungkapkan bahwa pihaknya masih menemukan sejumlah proyek konstruksi, termasuk pembangunan jalan, yang diduga menggunakan material ilegal. Menurutnya, hal tersebut berdampak langsung terhadap kualitas proyek.

“Akibatnya, hasil proyek tidak maksimal karena material yang digunakan tidak sesuai standar maupun RAB,” tegas Iwan.

Aliansi ini terdiri dari beberapa ormas, di antaranya Galak, Gagak, BBJ, Banuanta Bersatu, LBB, Tameng Adat Borneo, dan Poladat. Kehadiran mereka tidak hanya menyampaikan aspirasi, tetapi juga menyatakan komitmen untuk turut mengawasi jalannya pembangunan di daerah.

Pada hari yang sama, aliansi juga melakukan peninjauan lapangan dan menemukan dugaan aktivitas galian C ilegal di kawasan Jalan Gunung Panjang, Tanjung Redeb. Aktivitas tersebut langsung diminta untuk dihentikan.

Ketua Ormas Galak, Amat, menyebut masih banyak titik di Berau yang diduga melakukan penambangan tanpa izin resmi.

“Kami menemukan aktivitas galian yang diduga ilegal, dan saat itu juga kami meminta untuk dihentikan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak ULP/LPSE menyambut baik langkah yang dilakukan aliansi ormas. Pemerintah daerah mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam pengawasan pembangunan, khususnya dalam mendorong penggunaan material berizin guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di sisi lain, perwakilan Ormas BBJ, Herly, menegaskan bahwa posisi aliansi hanya sebatas mendukung dan mengawasi, bukan sebagai pihak yang melakukan penindakan hukum.

“Kami hanya mendukung program pemerintah dan melakukan pengawasan. Jika menemukan pelanggaran, kami akan mengimbau penghentian sementara dan melaporkannya ke pihak berwenang,” jelasnya.

Aliansi berharap sinergi antara masyarakat dan pemerintah dapat memperkuat pengawasan proyek pembangunan, sehingga kualitas infrastruktur di Kabupaten Berau dapat lebih terjamin dan berkontribusi pada peningkatan PAD.

REPORTER : Hendra Sitorus | Biro Kaltim

Pemkot Samarinda Dukung Rencana Integrated Farming, Tekankan Legalitas Organisasi
28,51 Gram Sabu Dimusnahkan di Berau, Tujuh Tersangka Narkoba Hadapi Ancaman Hukuman Berat
Pemkab Berau Pastikan Musrenbang Kecamatan 2026 Tetap Berjalan Meski Ada Efisiensi Anggaran
Gubernur Kaltim Laporkan Kondisi Jalan Nasional ke Menko AHY Saat Perjalanan dari Bandara
Ketua DPW Laskar Banjar Borneo Silaturahmi dengan Sultan Kutai, Bahas Pengukuhan Pengurus LBB Samarinda
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?