By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Wagub Harap Kebijakan Afirmatif Pusat Percepat Pembangunan Perbatasan Nunukan
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
AdvetorialKaltara

Wagub Harap Kebijakan Afirmatif Pusat Percepat Pembangunan Perbatasan Nunukan

Redaksi
Last updated: 12 Mei 2026 23:48
Redaksi
Published: 12 Mei 2026
Share
SHARE

NUNUKAN – Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, berharap pemerintah pusat memberikan kebijakan afirmatif guna mempercepat pembangunan kawasan perbatasan di Kabupaten Nunukan.

Harapan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Penyelarasan Rencana Aksi Strategis Kebijakan dan Penguatan Kemandirian Wilayah Perbatasan Kabupaten Nunukan Tahun 2026, Selasa (12/5).

Menurut Ingkong, pembangunan kawasan perbatasan membutuhkan biaya besar, sementara kemampuan fiskal daerah masih terbatas. Karena itu, diperlukan dukungan nyata dari pemerintah pusat melalui berbagai kebijakan strategis.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kami berharap adanya pendekatan desentralisasi asimetris, berupa kemudahan regulasi, fleksibilitas kebijakan teknis, hingga penguatan anggaran untuk percepatan pembangunan perbatasan,” ujarnya.

Ia menilai, dukungan afirmatif sangat penting agar pembangunan di wilayah terluar Indonesia dapat berjalan optimal dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan.

Dalam jangka panjang, kawasan perbatasan Nunukan diharapkan berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus hub strategis antara Indonesia, Malaysia dan Filipina.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara optimistis, melalui penguatan kebijakan dan kolaborasi lintas sektor, kawasan perbatasan dapat menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi di wilayah utara Indonesia.

Rakor tersebut juga diharapkan menghasilkan langkah konkret dan rekomendasi strategis yang dapat mempercepat pembangunan kawasan perbatasan secara berkelanjutan dan berpihak kepada masyarakat. (adv)

Pemprov Tegaskan Komitmen Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK
Wagub Ingkong Ala Dorong Penataan Aset Daerah untuk Dukung Pembangunan KIPI
Gubernur Ajak Ormas dan Paguyuban Dukung Kamtibmas
Bupati Wempi Tegaskan Bantuan Nelayan Rp2 Miliar Tak Boleh Dijual: “Perahu Harus Ada di Sungai!”
DPRD Kaltara Bahas Sinkronisasi RTRW, Fokus pada Permukiman Eksisting Tanah Kuning-Mangkupadi
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?